Ribuan Peserta Aksi Gabungan, Geruduk Gedung DPRD Kab.Sukabumi Tolak Omnibus Law

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Ribuan masa gabungan melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, para demonstran berasal dari sejumlah elemen mahasiswa dan buruh.

Pantauan di lapangan koordinator masa bergantian melakukan orasi, menyuarakan aspirasi menolak di sahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) cipta kerja atau omnibus law menjadi Undang-Undang (UU) di depan gedung DPRD Kab Sukabumi.

Aksi gabungan demonstran yang menolak omnibus law sempat memanas saling dorong dengan pihak keamanan di depan pintu gerbang DPRD Kab Sukabumi untuk memaksa masuk gedung Rabu (7/10/2020).

Peserta aksi demonstrasi melalui perwakilan diterima langsung ketua DPRD Kab Sukabumi beserta komisi IV, untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap disahkannya UU cipta kerja melalui audensi.

Menanggapi hal tersebut Yudha Sukmagara ketua DPRD Kab Sukabumi, menjelaskan tentang penerimaan perwakilan peserta aksi demonstrasi penolakan UU cipta kerja setelah selesai audensi kepada awak media.

Menurut Yudha pihaknya sudah menerima daripada pengunjuk rasa yaitu para serikat buruh, menyampaikan perihal penolakan omnibus law beberapa poin-poin.

Mereka menyampaikan secara surat, kami sesuai dengan kewenangan kami di DPRD, disini akan menerima aspirasi daripada para buruh tersebut dan akan kita sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi yakni DPR RI,” jelasnya.

Jadi nanti kita akan kirim surat ke DPR RI, bahwa ada hal seperti ini yang dihawatirkan dengan adanya UU omnibus law ini akan menggangu dan juga akan memberatkan para buruh.

Ada beberapa poin yang di sampaikan para aksi demonstrasi salah satu yang saya kasih autoplay adalah yang menyangkut autsourcing, yang mana omnibus law tersebut tidak ada kejelasan,” ucapnya.

Yang kedua tidak adanya jaminan-jaminan ketenagakerjaan yang mana akan dihapuskan, banyak hal-hal seperti cuti haid tidak diperbolehkan dan hal lainnya.

Apa yang disampaikan para buruh tersebut akan kita analisa, apakah betul didalam omnibus law ini ada hal-hal tersebut dan ini perlu adanya sebuah indentifikasi lebih lanjut.” pungkasnya.

Lebih lanjut Yudha akan memperjuangkan aspirasi para buruh, yang mudah-mudahan omnibus law ini bukan untuk mengebiri para buruh tapi tapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90