Koleksi 2000 Buku, Sarang Buku Ciwidey Dikunjungi 836 Orang

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Kabupaten Bandung)-, Hadirnya taman baca Sarang Buku Ciwidey di jl Raya panyocokan Ciwidey Kampung Mekarlaksana memberikan dampak positif kepada masyarakat setempat. Terlihat dari pembiasaan budaya membaca sejak dini yang melekat pada anak.

Saat ditemui wartawan, pendiri taman bacaan masyarakat Rian Ibayana menjelaskan bahwa taman baca ini sudah hadir kurang lebih 4 tahun. Dulunya berada di Desa Ciwidey dekat Jalan alun-alun. Beralih ke desa panyocokan, awalnya taman baca ini dari perkumpulan pegiat sastra kurang lebih 10 orang. Lalu mengumpulkan buku, lalu menjadi bahan taman bacaan taman bacaan ini. Dan sekarang maju berkembang bacaan ini karena banyak yang menjadi donatur. Mulai dari donatur untuk buku yang jumlahnya ratusan. Seperti dari Gramedia dengan pengajuan Proposalnya memperoleh 200 judul buku dan dari Jakarta sempat peroleh dengan informasi dari media sosial 100 buku. Lalu dapat dari perpustakaan Kabupaten Bandung 100 buku kurang lebih ada 2000 buku yang ada di taman bacaan sarang buku Ciwidey sekarang ini.

Selain itu juga banyak donatur untuk kegiatan operasional tahunan ataupun bulanan seperti dari klub motor yang sempat menyumbang 1,5 juta untuk operasional. Perpustakaan atau taman bacaan masyarakat ini sudah berkembang dan menjadi bahan kunjungan bagi anak-anak ataupun hingga orang tua dewasa. Terakhir dari data yang ada sebelum masa pandemi Corona jumlah yang hadir kurang lebih 835 orang pada bulan febuari. Data ini menjadi bukti bahwa minat baca di masyarakat sangat mudah ditumbuhkan.

Rian mengungkapkan bukan hanya menyediakan pelayanan rumah baca untuk membaca saja. Taman bacaan ini juga mengadakan diskusi buku yang sifatnya bulan ataupun mingguan. Untuk menarik para pengunjung taman bacaan ini sering membagikan hadiah. Dengan kupon pengunjung yang dibagikan biasanya setiap seminggu sekali. Hadiah tersebut dari dukungan pelaku usaha mikro kecil dengan bentuk kuliner ataupun hal lain yang sifatnya kerajinan tangan ataupun yang lainnya.

Saat ditanya tentang motivasi Rian membangun perpustakaan atau taman bacaan selama ini. Rian menjelaskan bahwa niatnya, karena prihatin dengan banyaknya generasi anak-anak yang cenderung tergantung kepada game internet dan lainnya yang belum tentu memberikan dampak positif. Maka dengan hadirnya perpustakaan ini diharapkan taman bacaan bisa mengarahkan generasi ini ke arah yang lebih positif dengan kegiatan positif.

Untuk melengkapi taman bacaan ini. Kami membutuhkan apa saja yang kurang di perpustakaan ini supaya menarik masyarakat. Kalau untuk alat yang belum punya di taman bacaan ini ialah pengeras suara untuk kegiatan lebih menarik. Ataupun buku-buku yang sifatnya terbarukan yang lebih jadi daya tarik pembaca baru ataupun lama. Itu kita masih kurang makanya hal ini menjadi prioritas kedepannya untuk melengkapi menyempurnakan bacaan ini.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90