Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka OPS Patuh 2020 Polres Jeneponto

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,– Bertempat di halaman Apel Mapolres Jeneponto, Kamis (23/07/20) dilaksanakan apel Gelar Pasukan Ops Patuh 2020, dengan bertindak selaku Pimpinan Apel, Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah,S.IK, sedangkan selaku Perwira Apel, Kasat Lantas, AKP Thamrin,SE dan Komandan Apel IPDA Mustafa Azis,SH.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kompol H.Marijar,S.Sos.,MH, Waka Polres Jeneponto, Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek dan Para Perwira Polres Jeneponto.

Adapun susunan pasukan terdiri dari, 1 (satu) SST Kodim 1425 Jeneponto, 1 (satu) SST Sat Sabhara Polres Jeneponto, 1 (satu) SST Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto, 1 (satu) SST gabungan Reskrim dan Intelkam polres Jeneponto, 1 (satu) SST Satuan Polisi Pamong Praja dan 1 (satu) SST Dishub Kabupaten Jeneponto.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Jeneponto menyampaikan, sesuai dengan amanat undang undang Nomor 22 tahun 2019 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, kita diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas),

Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkann kualitas pelayanan publik.

Operasi Patuh 2020 yang dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia dengan sasaran prioritas adalah pengendaraan motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi yang tidak menggunakan safety belt, pengeluaran/pengendara yang melebihi batas kecepatan.

Selanjutnya, pengemudi/pengendara yang dalam keadaan pengaruh alkohol, pengemudi/pengendara yang melawan arus, pengemudii/pengendara dibawah umur, pengemudii/pengendara yang menggunakan handphone dan kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator dan sirine yang tidak sesuai peruntukannya.

Dari 8 (delapan) sasaran target operasi, polda Sulsel menfokuskan kepada 3 (tiga) prioritas pelanggaran thematik yaitu, Pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar, Pengemudii/pengendara dibawah umur dan Pengemudii/pengendara melawan arus,” tegas Kapolres Jeneponto, AKBO Ferdiansyah.

Dia berpesan agar personil yang bertugas mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP yang ada. “Hindarii pungli dan tindakan yang menjadi Trigger ketidakpercayaan masyarakat terhadap Polri dan lakukan tugas Ops dengan persuasif, humanis sehingga tidak menimbulkan komplain dari masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, Kapolres juga menekankan agar ​dalam melaksanakan tugas dilapangan harus tetap berpedoman pada 13 poin protokol kesehatan.

Pos terkait

banner 468x60