Pasien PDP Meninggal, Bupati Tapteng Minta Warga Yang Pernah Kontak Fisik Untuk Segera Melapor

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Amsar Marbun

Koran SINAR PAGI, Tapanuli Tengah,- Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, Bhaktiar Ahmad Sibarni menghimbau warganya, yang pernah kontak dengan PDP asal Padang Sidempuan untuk segera melapor ke tim medis.

Disebutkan, seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) inisial EK asal Kota Padangsidimpuan telah meninggal dunia saat dalam perjalanan dari Kota Padangsidimpuan dirujuk ke RSUP H. Adam Malik, Jumat (03/04/20).

Menyikapi hal ini, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani imbau warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dalam dua mingggu terakhir pernah bersentuhan langsung atau kontak dengan EK agar segera melapor ke tempat fasilitas kesehatan yang ada di Tapteng.

Demikian disampaikan oleh Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani pada Sabtu (04/04/2020).

“Saya imbau kepada masyarakat, Saudara-saudaraku, dengan meninggalnya seorang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Padangsidimpuan,” ucapnya.

Pekerjaan yang bersangkutan adalah seorang menjual pakaian dan parfum, yang pelanggannya menurut informasi banyak di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Sekaitan dengan itu, dengan segala hormat saya bermohon Kata Bupati, apabila ada pelanggan yang bersentuhan langsung dengan nya, dalam seminggu atau dua minggu ini kami harap agar segera melapor kepada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, atau langsung kepada Petugas Kesehatan, kalau berada di Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Kami ulangi, kami sangat berharap kesadaran kita bersama untuk melaporkan hal itu. Kalau di Sibolga silahkan melaporkan ke instansi terkait di Sibolga.

Kata Bupati, di Tapanuli Tengah, kami 24 jam menunggu laporan saudara. Kalau saudara merasa jauh dijangkau silahkan menghubungi nomor handphone kami pada telepon Gugus Tugas atau beritahukan kepada kami melalui media sosial kami, atau datang langsung jemput,” tutur Bupati Tapanuli Tengah.

Selanjutnya, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengingatkan, Covid-19 bukan penyakit yang harus disembunyikan dan bukan menjadi suatu bahan cemooh atau aib. Sebaliknya, melaporkan dengan jujur dan terbuka akan dapat menyelamatkan banyak orang. Imbau bupati

“Oleh sebab itu, kami berharap, saya atas nama masyarakat Tapanuli Tengah dan Bupati Tapanuli Tengah bermohon kepada saudara-saudara yang ada bersentuhan langsung dengan almarhumah segera dilaporkan.

Ini bukan penyakit yang harus disembunyikan, bukan penyakit yang menjadi cemoohan orang, justru saudara mulia ketika saudara melaporkan karena nanti akibat ketika kita takut dan malu melaporkan bisa kena ke teman, saudara, dan tetangga sendiri.

Oleh karena itu, sayangi diri kita, sayangi keluarga kita, sayangi tetangga kita, majulah Taptengku,” kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90