Rumah Omay & Mak Eneh Nyaris Roboh, Butuh Bantuan Pemerintah Kab.Garut

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Kondisi rumah panggung milik mak Eneh dan Omay yang hanya berukuran 2×4 M² kondisinya sangat memprihatinkan dan nyaris roboh.

Pasangan suami-isteri ini adalah tergolong warga miskin yang tinggal di kampung Penyeredan RT 02/ 04, Desa Sukaratu Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut Jawa Barat

Tatang, salah seorang tokoh masyarakat Sucinaraja, menerangkan pihaknya dan warga sekitar, merasa prihatin dengan kondisi rumah ke dua pasangan tersebut.

Bahkan sudah hampir 6 bulan mengajukan permohonan bantuan kepada pihak pemerintah kabupaten (pemkab) Garut, seperti kepada Dinas Sosial termasuk ke pihak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut.

Namun ajuannya hingga saat ini tak kunjung dapat datang. “Sungguh ironis sekali, kami sudah melaporkan ke Desa Sukaratu dan Kecamatan Sucinaraja, bahkan sudah di ajukan ke BAZNAS Garut beberapa bulan lalu, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan ataupun bantuan sama sekali,” ungkap Tatang, melalui sambungan selularnya, Senin (24/2/2020).

Tatang juga mempertanyakan sejauhmana peranan sosial dari pihak BAZNAS Garut, dan perhatian Pemkab Garut. Mengingat kondisi rumah warga desa Sukaratu tersebut, yang memprihatinkan bahkan nyaris roboh.

Dikatakan Tatang, kondisi ekonomi pemilik rumah (mak Eneh dan Omay), memang tidak mampu secara finansialnya. Bahkan untuk sekedar memperbaiki atap yang bocor saja tidak punya biaya, apalagi untuk membangun rumah, ucap Tatang.

“Kemana ini pihak terkait, padahal kami sudah melaporkan ke Desa Sukaratu dan Kecamatan Sucinaraja.

Apakah rumah warga yang kondisinya seperti ini akan dibiarkan roboh atau harus sampai memakan korban jiwa ?,” tandas Tatang.

(5)