Sebagian Warga Desa Sukaresmi Resah Kartu Keluarga Sejahtera Tidak Kunjung Cair

Pewarta : Tim Liputan Khusus

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,-Pantauan Tim Liputan khusus  Koran Sinar Pagi (18/02/20) bahwa sebagian warga Desa Sukaresmi, Kec. Rancabali, Kab. Bandung resah. Seperti di utarakan AH (nama samaran) “sejak kami menerima KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) thn 2018 pernah cair, namun  sejak bln Mei 2019 hingga sekarang tidak kunjung cair.

Selanjutnya saat ditanya Kartu KS dipegang siapa?menurut AH  dipegang petugas? Saat ditanya nama petugas, Ia menjawab kurang tahu dan tidak kenal orangnya?

Lebih lanjut tim liputan mewawancara beberapa warga yang mendapatkan KKS, sama seperti  yang diceritakan AH. yaitu tidak kunjung cair?

Lebih jauh warga menyatakan, kami tidak mengerti kenapa kartu KKS di pegang salah seorang petugas (di kolektipkan). Kami pernah mencairkan BPNT di salah  Bank BNI, namun kami seolah di takut-takuti oleh salah seorang petugas dengan ungkapan “kalau dicairkan sendiri kami tidak bertanggung jawab. klo sampai tidak bisa cair”

Masih menurut warga, “aneh pemegang kartu ini diberi no pin untuk kerahasiahan, tapi kartunya malah dipegang oleh petugas yang diduga juga pendamping,  pemegang  menuliskan pinnya di kartu, jika dicairkan sendiri-sendiri ke bank, petugas tidak mengarahkan justru seperti mengancam  jika tidak cair, dia tidak mau  bertanggungjawab.

Di kesempatan berikutnya tim liputan KSP (19/02/20) mendatangi Kantor Dinas sosial Kab. Bandung dengan maksud meminta penjelasan terkait tidak cairnya dana para pemegang KKS. Namun pejabat yang berkompeten untuk masalah yang akan disampaikan, menurut keterangan staf di kantor tetsebut, sedang dinas luar.

Tim Liputan KSP, mencoba menghubungi pejabat dimaksud via tlpn selulernya, dengan cara tlp, meski nada sambung menandakan tlpnya aktif namun tidak pernah diangkat, begitu juga pesan yang dikirim via wa tdk dibalas.

Sementara itu petugas lapangan yang dimintai bantuan KSP memberi no tlp seluair pendamping berinisial AS

(216)