Pasar Malam Sepi Pengunjung, Pelaku Usaha Mengaku Mengalami Kerugian

Pewarta : Iwan Brata

Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim,- Akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat beberapa waktu terakhir ini menyebabkan orang jadi malas keluar rumah dan lebih memilih untuk tinggal dirumah, akibatnya pasar malam yang diharapkan dapat menjadi tempat untuk masyarakat menghibur diri sekaligus berbisnis jadi sepi pengunjung.

Dalam waktu hampir 2 (dua) minggu penyelenggaraan, para pelaku usaha yang membuka stand di pasar malam tersebut mengaku penghasilannya merosot drastis.

Selain karena faktor cuaca, anjloknya harga Karet menjadi faktor lain sepinya pasar malam. Masyarakat memilih untuk membelanjakan uangnya pada kebutuhan yang lebih prioritas.

Menurut kordinator pasar malam Arman, Animo masyarakat sebenarnya sangat bagus, namun karena terkendala cuaca dan faktor ekonomi, sehingga perolehan para pedagang pun jadi minus terus, terangnya.

“Kondisi seperti ini terjadi hampir disemua pasar malam yang digelar dibeberapa daerah, seperti Muara Tebo Jambi, Belitang, Lembak semua sama, sepi pengunjung,” katanya.

Diperkirakan tambahnya, sekitar tanggal 29/2/20 mendatang, pasar malam akan berpindah lokasi ke Palembang Kota di wilayah Plaju.

Hal senada dikatakan salah satu pengunjung, menurutnya warga hanya bisa keluar memgunjungi pasar malam hanya pada malam Minggu, karena hari – hari lain harus bekerja di kebun Karet.

“Kalau bukan malam Minggu, kami gak bisa pergi ke pasar malam, karena harus kerja dan hari Sabtu jual karet, karena kita jual karetnya mingguan,” ujarnya, Minggu (16/02/20).

(14)