Dinsos Jeneponto Buka Kembali Pelayanan Kartu Indonesia Sehat

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Masyarakat Kab.Jeneponto berbondong – bondong mendatangi Kantor Dinas Sosial Kab.Jeneponto untuk mengurus Kartu Indonesia Sehat, Rabu (12/02/20).

Membludagnya warga ke Dinas Sosial ini akibat pelayanan KIS dihentikan sementara dalam satu bulan terakhir sejak Desember 2019.

“Pelayanan KIS ini dihentikan sementara sejak bulan Desember 2019 lalu, dan mulai dibuka lagi bulan Januari 2020 ini,” jelas Sekertaris Dinas Sosial Kab.Jeneponto, Abd.Rasyad Baso saat ditemui di ruang kerjanya.

Sekertaris Dinas Sosial, Kab.Jeneponto, Abd.Rasyad Baso

Ia menyatakan, kedatangan warga ini karena ingin kepastia tentang status Kartu Indonesia Sehatnya (KIS), “Jadi kita data kembali satu – persatu dan ditanyakan maksudnya untuk pembuatan kartu KIS baru atau peralihan, kalau ambil kartu KIS baru, warga diminta untuk melengkapi persyaratanya, seperti membawa Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa,” ucapnya.

Sedangkan kalau KIS peralihan, lanjutnya, berarti mereka sudah terdaftar sebelumnya, sehingga tinggal di cek datanya diaplikasi, “Kalau ada namanya, kita tinggal beri surat pengantar ke BPJS, untuk cetak kartu KIS nya,” tambah Rasyad.

Apabila ada kartu ganda, misalnya pernah tinggal dikecamatan lain dan kemudian pindah domosili maka, salah satunya akan dicabut, “Tidak boleh ada kartu ganda,” ujarnya.

Abd Rasyad menambahkan, penutupan sementara pelayanan KIS, untuk memutahirkan data yang ada, baik bagi yang baru mengambil KIS maupun data peralihan.

“Kita cocokkan data, sambil menunggu perintah BPJS, kalau masih ada kouta kita buka lagi, tapi setelah rampung semua ini, karena kapasitas kemampuan dalam satu hari hanya 150 orang, sehingga masyarakat harus sabar mengantri,” pungkasnya.

(31)