Grand Opening Peringatan Hari Nelayan Ke 60 Kabupaten Sukabumi, Catat Waktunya..

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Menyambut peringatan Hari Nelayan ke 60 yang jatuh setiap 6 April, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Sukabumi laksanakan gerak jalan santai untuk tingkat SD SMP dan SMA dilapang Cangehgar, Kel / Kecamatan Palabuhanratu.

Diungkapkan Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Dede Ola kegiatan gerak jalan tersebut merupakan grand Opening dari rangkaian perayaan hari nelayan yang akan dilaksanakan pada puncaknya 6 April 2020 nanti.

“Hari ini kita grand opening syukuran nelayan yang ke 60 kegiatan yang puncak nya nanti 6 april. Kegiatan ini dibuka untuk umum, rangkainya nanti ada karnaval yang di ikuti seluruh pelajar, lari maraton umum tingkat nasional, yang rencananya di ikuti oleh peserta dari sulawesi, sumatra bahkan ada dari kenya dan juga bakti sosial,” ujarnya, Senin (10/2/20).

Dijelaskan Dede Ola, di hari nelayan kali ini dengan mengambil tema “Menggali Potensi Meraih Berkah Dengan Solideritas dan Sinergitas” pihaknya ingin mengekplor semua potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi yang sudah menyangdang status UGG Ciletuh – Palabuhanratu sehingga akan meningkatkan jumlah kunjungan para wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Akan banyak kegiatan, mudah – mudahan didalam kegiatan kegiatan ini memberikan makna kepada baik pemerintah daerah, instansi instansi terkait, masyarkat umum, karena ada beberapa potensi yang bisa muncul dari rangkaian hari nelayan ini,” jelasnya.

“Insya Allah semuanya ada, ajang promosi wisata, gelaran budaya, olahraga dan pengembangan bakat dari para pelajar dan masyarakat. Karena memang itikad dari kami HNSI sebagai lembaga untuk pelayanan ingin bersinergi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Abdul Qodir mengatakan hal ini baru pertama kali di adakan dua bulan sebelum hari puncaknya nanti tanggal 6 april sudah ada rangkaian acara. Selain itujuga melibatkan semua pihak baik dari unsur pemerintahan, masyarakat umum dan anak-anak sekolah, terutama masyarakat nelayan sendiri.

Terutama generasi muda ini anak sekolah sehingga menjadi penerus karena ada unsur budayanya dan pendidikan jadi sekaligus bisa mengembangkan potensi pendidikan tentang perikanan dan kelautan sehingga anak sekolah tidak asing lagi dengan masalah kenelayanan.

“Kami dari dinas sangat mendukung sekali dengan diadakannya acara syukuran nelayan karena tidak menutup kemungkinan ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke sukabumi, apalagi acara syukuran nelayan ini diadakan setiap setahun sekali dan menjadi ajang promosi budaya dan wisata,” pungkasnya.

(11)