Proyek “Siluman” Pendangkalan Sisi Turap Bujangga Tanpa Papan Proyek.

Pewarta : Niko

Koran SINAR PAGJ, BERAU,- Diduga kuat proyek pendangkalan sisi turap sungai segah berpotensi rugikan keungan negara, proyek tersebut menggunakan matrial batu beton langsung dilabuh ke sungai persis ditepi turap. Pasalnya, pengerjaan proyek dimaksud seperti “siluman” tanpa kontrol lantaran tidak dilengkapi identitas papan proyek.

Beberapa waktu lalu sempat terlihat adanya dua tongkang yang menurunkan material berupa beton yang telah dicetak. Material tersebut diturunkan disekitar turap Jalan Bujangga yang sempat ambles.

Ketua RT 7, Muhammad Jazuli mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui pasti apa yang dilakukan oleh orang-orang tersebut yang menurunkan material di sungai. Entah itu proyek atau bukan, pasalnya hingga saat ini tak ada komunikasi maupun sosialisasi dari pihak manapun terkait kegiatan tersebut.

“Nggak tau juga itu, proyek kah Tau apa, karena tidak ada juga memberi tahu, padahal kan itu masuk RT 1 dan RT 7 ini,” ungkapnya.

Jazuli mengakui jika para pekerja yang melakukan penurunan material tersebut dia anggap cuek karena tak ada pemberitahuan sebelumnya. Jika itu merupakan proyek, Dirinya pun tak bisa mendapat informasi karena tak memiliki papan proyek.

“Nggak ada juga papan proyek. Kalau ini memang peyek dan kontraktornya masih yang sama, dulu mereka bikin kantor dekat sini aja,” ujarnya.

Lanjutnya, dulu memang sempat adanya tawaran bekerja untuk warga lokal, namun banyak yang berhenti karena gaji dianggap terlalu kecil atau gak sesuai dengan porsi kerjanya.

“Harapan kita ya kalau memang ada pekerjaan bisa disampaikan atau diberitahu ke kami bahkan bisa juga membuat Olang proyek. Sehingga warga sekitar juga bisa membantu melakukan pengawasan.

(76)