Jelang Perayaan HPN, IWO Garut Terus Melakukan Bhakti Kemanusiaan

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut, kembali melakukan Bhakti Kemanusiaan Jurnalis, kali ini membantu keluarga Rian Maulana dan Siti Aisyah yang anaknya tidak memiliki anus sejak lahir.

Menjelang Hari Pers Nasional (HPN), Ketua IWO Garut, Robi Taufiq Akbar bersama beberapa pengurus menyusuri perkampungan yang ada di Kecamatan Kadungora dan mendatangi kediaman Rian Maulana yang berada di Kampung Keramat Kaler, Desa Tanggulun, Kecamatan Kadungora.

Setiba dilokasi, Robi tercengang melihat kondisi rumah panggung yang dihuni oleh ibu dan bayi yang baru dilahirkan. “Jurnalis ingin berkarya dalam bentuk Bakti Kemanusian. Termasuk membantu seorang anak bernama Sarah Octavia Slamer anak pasangan Rian Maulana dan Siti Aisyah,” ujar Ketua IWO Garut, Robi Taufiq Akbar, Kamis (06/02/20).

Dikatakan Robi, Rian Maulana bersama istri mengeluhkan tidak memiliki biaya untuk bisa mengobati anaknya yang harus menjalani operasi. “Kondisi ini, yang membuat kami dengan rekan-rekan jurnalis untuk membantu meringankan beban mereka. Jurnalis tidak hanya bisa membuat naskah berita, berbuat kebaikan juga bisa. Kami ingin menghilangkan kalau wartawan itu sebagai profesi yang menakutkan,” ucapnya.

Selain mengeluhkan tidak memiliki biaya, Robi mendengarkan keluhannya minimnya perhatian dari pemerintah. Termasuk ada lembaga penampung zakat menjanjikan bantuan hingga sampai sekarang belum juga datang.

“Ini kondisi nyata, potret buram masyarakat Garut yang masih banyak membutuhkan uluran tangan. Pemerintah harus membuka mata dengan kondisi yang terjadi sekarang ini,” tegasnya.

Rian juga aku Robi, sebenarnya ingin menyampaikan keluhan ini pada Bupati Garut dan Gubernur Jawa Barat. Namun Rian kebingungan agar bisa berkomunikasi dengan pimpinan daerah.

(10)