Untuk Kepentingan RAT KPRI “KOKARPEN” Sekolah Diliburkan

Pewarta : Okky

Koran SINARPAGI,Kab. Tulungagung,- Demi kepentingan acara Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) KPRI “KOKARPEN” Sekolah Dasar wilayah UPTD Pagerwojo diliburkan. Acara RAT tersebut berlangsung di Agro Wisata Khahayangan

Saat diklarifikasi ke  guru yang berpapasan  dengan wartawan Koran SINAR PAGI, di depan pintu masuk Wisata Agro Khahayangan, dan ditanyakan  soal Kegiatan Belajar Mengajar hari itu, mereka  menyatakan “sekolah tidak libur tetap masuk”, namun faktanya  Sekolah Dasar di wilayah UPTD Pagerwojo sejak pagi tidak ada kegiatan belajar mengajar alias diliburkan, karna hal tersebut kami tanyakan kepada warga sekitar Sekolah Dasar tersebut dan warga membenarkan bahwa sejak pagi siswa tidak masuk ruang kelas.

Saat dikonfirmasi via telpon seluler, Banu menyampaikan  sekolah tidak libur,  namun ketika disampaikan bahwa siswa-siswa Sekolah Dasar diwilayah kerja  UPTD Pagerwojo pada hari itu tidak masuk kelas dan tidak ada Kegiatan Balajar Mengajar (KBM),  terkait hal tersebut, Banu meminta bertemu di tempat lain yakni di kantor UPTD Kedungwaru.

Banu Kepala UPTD Kedungwaru  saat itu juga merangkap PLT UPTD Pagerwojo. Pada kesempatan tersebut Banu  menyatakan “Acara itu sudah direkomendasi Dinas Pendidikan, kenapa dipermasalahkan itu sudah jadi tradisi memang acaranya dari pagi kalau acara digelar dari pagi memang ada masalah, kegiatan belajar mengajar diliburkan tapi disuruh belajar dirumah. Jika roundown acara tadi bahas RAT kalaupun Ada hiburan itu cuma selingan kenapa dipermasalahkan tidak usah rame saya mau pensiun,” ungkapnya

Saat pernyataan Banu dikonfirmasikan  ke  Yoyok selaku PLT Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tulunggung, via telpon seluler, menyoal  acara RAT digelar saat jam berlangsungnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang pada akhirnya sekolah diliburkan.   Yoyok menjawab,  “Kenapa dipermasalahkan, RAT itu setahun sekali, disitu membahas Rapat Anggota Tahunan entah disitu ada acara hiburan, (aku yo melu nyanyi). siswa sudah diberi arahan untuk belajar dirumah,” ucap Yoyok (diliburkan. red)

Seorang  Guru yang sudah Pensiun  Tahun 2004 dan pernah mengajar di tingkat Sekolah Dasar yang berada di Pagerwojo dan enggan  disebut namanya, mengatakan “meliburkan siswa itu sangat disayangkan dan itu tidak benar, seharusnya pentingkan dulu siswa untuk mengikuti belajar mengajar. Seharusnya acara begitu harusnya selesai jam belajar mengajar atau dihari libur,” pungkas pensiunan guru tersebut.

(14)