RUSD Al Ihsan Peringati Hari Kanker

Pewarta : Andi-Wisnu

Koran SINAR PAGI,- Kab. Bandung,- RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat mengelar berbagai acara dalam memperingati hari kanker sedunia 2020 di lingkungan RSUD Al Ihsan Minggu (02/02)

Menurut Direktur Utama RSUD Al Ihsan Dr. Dewi Basmala MARS menyampaikan , bahwa sekarang RSUD Al Ihsan sudah memiliki fasilitas lengkap untuk memberitahukan bahwa masyarakat usah takut untuk memeriksakan Apabila ada gejala-gejala Rumah Sakit Al Ihsan sudah siap mulai mendeteksi pengobatan lengkap semua sumber daya dokter-dokternya.

Lanjut Dewi menjelaskan ada dua hal yang menyebabkan timbulnya penyakit kanker, pertama : karena faktor genetik yakni keturunan, kemudian yang kedua non genetik, untuk non genetik ada dua pertama, dari lingkungan internal akibat zat radioaktif kimia paling banyak dari asap rokok, dan yang kedua, dari eksternal salah satunya dari hormon estrogen akibat pola hidup kurang sehat yang menyerang perempuan yang menyebabkan kanker payudara dan kanker rahim.ungkapnya

Di sisi lain bentuk simpati terhadap pejuang – pejuang kanker RSUD Al Ihsan mengadakan berbagai rangkaian acara mulai senam bersama masyarakat dan komunitas kanker, seminar untuk masyarakat awam tentang kanker, seminar ilmiah tentang kanker untuk tenaga kesehatan dan tablig Akbar untuk masyarakat dan pegawai RSUD Al Ihsan provinsi Jawa Barat.

Dewi menyarankan kepada seluruh masyarakat agar menjaga pola hidup sehat sebab, penyakit kanker merupakan pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantuk dari 1000 orang ada 1 orang terkena resiko penyakit kanker.

“Dengan adanya fasilitas lengkap di RSUD Al Ihsan, Kita siapkan juga sarana jemput untuk pasien yang terkena penyakit kanker, tinggal kontak saja ke RSUD Al Ihsan. Pungkasnya

Ia juga mengatakan kalau misalnya untuk periksa saja takut ketahuan penyakitnya dan sebagainya padahal deteksi dini itu penting karena pasien yang datang ke sini tuh saat ini rata – rata sudah stadium tiga” katanya.

” Pencegahan dini itu sangat penting dengan cara-cara yang sederhana dengan periksa oleh diri sendiri, dengan mamografi dan USG atau pap smear kan ini penting sekali yang diterapkan ketika udah terjadi dan dapat diobati sedini mungkin, “Paparnya.

(95)