Fajar Kurniawan: “SiLVA Dana RMP Sedang Proses”

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Kepala Inspektorat Kota Bandung, Fajar Kurniawan menjelaskan perihal anggaran bantuan untuk alokasi rawan melanjutkan pendidikan (RMP) tahun 2019. Dijadikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) untuk tahun 2020. Dana itu sumbernya selama ini berada di belanja langsung pada Dinas Pendidikan.

Karena dibelanja langsung di tahun 2019, tidak terserap dana tersebut tentunya dana jadi sisa lebih dana Pemerintah Kota Bandung

Berbicara masalah tadi dana RMP itu sudah ada kesepakatan antar pihak diantaranya Walikota Bandung akan dilaksanakannya perubahan anggaran pergeseran pengolahannya dari belanja langsung akan dirubah menjadi belanja tidak langsung. Sekarang sedang berjalan proses-prosesnya diantaranya adalah Dinas Pendidikan sudah mempersiapkan data-data tentang siswa calon siswa RMP yang akan menerima dana termasuk tersebut.

Semua sudah dikordinasikan dengan bagian hukum, inspektorat pun akan mengawal proses itu agar nanti pada gilirannya proses perubahan anggaran yang dimintakan oleh komisi D kemudian juga ditindaklanjuti dan bisa dilaksanakan dengan baik

Pada intinya semua harus berproses kalau kita berbicara perubahan anggaran pertama kita harus menyusun RAPBD, APBD hingga APBD-P. Setelah itu anggaran disampaikan untuk dievaluasi Gubernur itu cukup membutuhkan waktu yang sulit diprediksi

Fajar mengarahkan pihak yang mengajukan bantuan RMP diharapkan terus lebih banyak berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan. Dimaksimalkan kembali databasenya untuk masing-masing sekolah agar pada saatnya nanti sudah bisa dicairkan ke sekolah.

Disisi lain informasi yang dihimpun dari Kepala Sekolah SMA Guna Dharma Ade Hendriana S.H bahwa dana RMP ini sudah ada kesepakan antara komisi D, Forum Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan, Inspektorat hingga walikota Bandung. Pada saat itu walikota sempat menyampaikan janji untuk pencairan anggarannya pada bulan febuari 2020. Dari dana RMP itu yang nilainya milyaran akan diberikan untuk sekolah.

“Saya percaya kepada Pemkot, Dinas Pendidikan, DPRD Kota Bandung, untuk segera merealisasikan program RMP (Rawan Melanjut Pendidikan) semoga dalam waktu dekat”ungkapnya

(170)