Komisi A Puji Polrestabes Tindak Tegas Pelaku Kriminal

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Polrestabes Medan diingatkan terus menjaga keamanan dan kenyamanan warga Kota Medan dari aksi kriminalitas yang cenderung meningkat.

“Kesigapan jajaran Polrestabes Medan sangat dinanti masyarakat. Rasa aman dan nyaman menjadi kunci bahwa Medan layak menjadi tempat tinggal kita bersama,” kata Anggota Komisi A DPRD Medan Roby Barus, kemarin.

Roby mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho beserta jajarannya yang dengan cepat menangkap pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online beberapa waktu lalu.

“Kesigapan personel Polrestabes di bawah komando Pak Sandi Nugroho sangat kita apresiasi,” kata mantan Ketua Komisi A itu.

Tindakan tegas Polrestabes Medan, kata Roby, sangat tepat dan patut dipuji. Sebab ke depan akan membuat orang berpikir seribu kali untuk melakukan tindakan keji seperti pembunuhan ataupun perampokan.

“Di sini kita salut melihat kinerja Polrestabes Medan. Bertindak tegas tanpa pikir panjang karena memang perbuatan itu di luar lazimnya seorang manusia. Saya berharap hal demikian dapat dipertahankan sehingga orang yang mau bertindak kriminal di Kota Medan berpikir ulang,” katanya.

Raby juga berharap intensitas patroli di jajaran Polrestabes Medan terus ditingkatkan. Terutama dalam memberantas aksi kriminal jalanan seperti begal yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman dan nyaman tinggal di wilayahnya sendiri. Termasuk wisatawan domestik dan mancanegara yang membatalkan kunjungan ke Medan lantaran banyak kejadian pembunuhan,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa bermotif perampokan terhadap sopir taksi online terjadi di Kota Medan. Pada 24 September, David Simanjuntak (45), driver Grab Car diduga menjadi korban komplotan begal ditemukan tewas di selokan Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo I, Medan Kota.

Mayatnya ditemukan dengan kondisi luka di sekujur tubuhnya. Besoknya, polisi berhasil menangkap pelakunya yang bernama Rizky dan Ari yang akhirnya tewas lantaran coba menyerang petugas.

Sementara pada 26 September, tim gabungan Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru kembali menangkap seorang pelaku perampokan dan pembunuhan Ridwan Limbong, driver Grab Bike. Pelaku Harianto alias Ari Tato (22) warga Tembung, Percut Seituan ditembak mati petugas kepolisian.

(5)