Pasca Dikritisi BPN ICI Terminal Guntur Garut Disidak

Pewarta : Asep.D-Heryawan Azizi

KORAN SINARPAGI, Garut,- Persoalan yang terjadi atas pengelolaan Unit Terminal Guntur,Garut, yang sempat menuai kritik dari Badan Pekerja Nasional Indonesian Corruption Investigation(BPN-ICI) melalui surat klarifikasi yang dilayangkan beberapa waktu lalu, Kepada Kepala Unit Terminal Guntur.

Belum lagi terjawab surat klarifikasi ICI, Terminal Guntur, Garut dikabarkan pada hari. Sabtu (18/01) disidak Petugas Gabungan. ironisnya bukan apresiasi yang di dapat untuk tindakan yang dilakukan Kanit Terminal Guntur lakukan sidak.

Direktur BPN ICI,Jawa Barat, Marwan Ali Hasan, SH, kepada Koran SP, menandaskan bahwa sidak tersebut lebih kepada pencitraan dan kepanikan Kanit Terminal Guntur Garut, setelah pihak nya melayangkan surat yang mempersoalkan tata kelola dan adanya dugaan Pungli.

“Kenapa setelah surat diterima, baru Kanit Terminal kebakaran jenggot dan langsung koordinasi lakukan sidak,dari dulu kemana saja. Saya rasa itu hanya sebuah kamoflase dan pencitraan saja. Kendati PO yang di anggap bermasalah di swiping, itu hanya sesaat. Kami yakin besok lusa akan kembali menjamur, karena sistim nya dibangun seperti itu ” Tandas Marwan.

Marwan juga menegaskan pihaknya sudah mencium aroma tidak sedap dalam pengelolaan Anggaran rehabilitasi Tahun Anggaran 2019, selain tata letak terminal yang dinilai amburadul.

” Kami terima laporan atas dugaan penyimpangan Anggaran Rehabalitasi terminal TA. 2019, serta tata kelola terminal Guntur, itu yang sangat krusial mengingat penggunaan Anggaran pemerintah. Disamping dugaan pungli yang menggurita, tata letak dan tata kelola nya hemat Saya amburadul. Ilustrasinya sebuah Pool Perusahaan Oto Bus yang berada tepat di depan terminal, apa dipernolehkan? Itu yang harus jadi prioritas dibenahi” Tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari Kepala Unit terminal Guntur, dihubungi melalui selulernya Kanit Terminal Guntur, Sopiyan, tidak aktif. Begitu pun pihak pengelola PO yang beroperasi di terminal, diminta tanggapan nya pun bungkam.

(67)