Belantara Peduli Korban Banjir Jabodetabek – Banten

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban terdampak banjir di Jabodetabek dan Banten, Mahasiswa Pecinta Alam (Belantara) Fakultas Pertanian Universitas Garut melakukan penggalangan dana.

Hari pertama penggalangan dana dilakukan sekitaran Kampus Universitas Garut, kemudian mengirimkan beberapa anggotanya untuk menjadi tim relawan ke lokasi banjir

Ketua Adat Belantara, M.Fajri, mengatakan, selain mendistribusikan bantuan logistik, tim akan memfokuskan kegiatan untuk trauma healing (pemulihan psikologis) terhadap anak-anak korban banjir.

Menurut dia, pendelegasian anggotanya dilakukan setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

“Alhamdulillah setelah persiapan matang, kita juga telah mendapatkan izin resmi dari pihak Kampus Faperta UNIGA untuk pemberangkatan relawan,” kata fajri, Sabtu (04/01/20).

Dijelaskanya, pendelegasian anggota terpilih setelah dilakukan secara selektif baik psikologi dan administrasi, “Anggota yang dipilih adalah mahasiswa yang telah menyatakan bersedia, mampu secara fisik dan mental,” jelasnya.

Fajri juga menginformasikan, bantuan logistik berasal dari sumbangan Mahasiswa, Dosen dan masyarakat Garut.

“Sebelumnya kita adakan upacara pelepasan tim di Sekretariat Belantara Jl Raya Samarang Hampor no 52a kampus 1 UNIGA yang dipimpin langsung WD 3 Fakultas Pertanian, Asep Permadi mengapresiasi langkah yang diambil Belantara,” tandasnya.

Menurutnya, inisiatif ini sangat tepat sebagai wujud rasa peduli akademika kepada masyarakat luas dan pembelajaran bagi mahasiswanya terkhusus angota KPA Belantara yang memang dibidangnya.

Sementara Dewan Perwakilan Angkatan Belantara (DPAB) Bidang Hubungan Masyarakat Husni Mubarok mengatakan, bagi anggota Belantara ini proses pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih responsif atas segala bentuk hal positif terutamanya dalam saling membantu sesama manusia.

Diharapkan akan ada langkah-langkah observasi tentang penyebab banjir dan pasca banjir yang berguna dan manfaat untuk masyarakat banyak khususnya masyarakat yang terkena dampak banjir di Jabodetabek – Banten, pungkasnya.

(17)