KUR 190 Triliun Kalau Dipersulit Saat Prosesnya Bilang Aja Kata Menteri Edhy Prabowo, Kadis : Wujudkan Ikan & Nelayan Juara

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Ir. H. Jafar Ismail, M. M. mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Dalam acara kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung dan Bandung Barat kamis 2-3 Januari 2019 dengan tema Dialog Bersama Pembudidaya Ikan Lele. Dan penyerahan bantuan pakan dan benih ikan.

Pada kesempatan tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan berharap para pembudidaya dapat lebih meningkatkan lagi budidaya perikanan agar pasokan ikan tersedia untuk khalayak umum khususnya Provinsi Jawa Barat tercukupi.

Kalau perlu bantuan sarana, silahkan melalui kelompok temui kepala dinasnya. Kalau perlu bantuan dana temui bank disana ada dana KUR (Kridit Usaha Rakyat) yang tersebar di BNI, BRI,BJB, Mandiri dan lainnya. Jumlahnya mencapai 190 Triliyun. Mulai 1 Januari 2020, suku bunga kreditnya diturunkan dari 7% menjadi 6 %. Tak hanya itu, plafon pun ditingkatkan sampai Rp 50 juta. Kalau dipersulit saat prosesnya bilang aja kata Menteri Edhy Prabowo nanti saya sampaikan ke Presiden, ucapnya kepada pembudidaya ikan lele.

Menurut Edhy budidaya ikan lele lebih menguntungkan dari pada padi. Tapi kalau dikombinasikan itu lebih bagus. Pertemuan ini sebagai bentuk komunikasi untuk membangun sentral budidaya ikan. Seperti di Leles Garut, disana ada budidaya ikan dengan pakan Magot atau Black Butterfly. Mahluk yang mampu mendaur ulang sampah ini lebih murah dan efektif untuk pakan. Kalau mau study banding kesana silahkan, karena sudah kita sertifikasi, ucapnya sambil mengarahkan pembudidaya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Ir. H. Jafar Ismail, M. M., menjelaskan pemerintah provinsi Jawa Barat memiliki Tagline Ikan Juara Hingga Nelayan Juara. Pada 2019 sudah menghasilkan ikan Gurame super dari balai di Singaparna. Dan pada tahun 2020 ada program unggulan ikan Patin targetnya ikan mampu memproduksi benih lebih banyak dan lalu benihnya cepat besar, jelasnya kepada www.koransinarpagijuara.com setelah pentupan acara

Lebih lanjut juga dipaparkan pemerintah provinsi juga menargetkan nelayan juara yang ada di pantai Utara & Selatan Jawa Barat. Mulai dari membina nelayan cara penagkapannya atau alat tangkapnya.

Dan untuk pembudiaya yang berada di waduk Cirata karena ada program Citarum Harum, dinas sudah kerjasama dengan team ahli peneliti tentang jumlah keramba jaring apung yang boleh. Kalaupun dilarang nanti pembudidaya diarahkan untuk budidaya di darat seperti yang ada disini yang di kunjungi pak Mentri.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com saat ini Dinas Perikanan dan Kelautan  Jabar terus berupaya mensosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat umum yang lebih di khususkan untuk anak-anak penerus bangsa, betapa pentingnya mengkonsumsi ikan. Karena ikan sangat baik untuk kesehatan dengan makan ikan rutin mampu mendukung pertumbuhan otak meningkatkan kecerdasan.

(58)