Jiddan, Anak Pengidap Meningitis Butuh Bantuan Biaya Pengobatan dari Pemerintah

Pewarta : Dede M Ramlan

Koran SINAR PAGI, Kab.Karawang,- Jiddan Ahmad (5) putra dari pasangan Aan Junaedi dan Yeyen warga Karees RT/RW 01/13 Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, yang divonis menderita penyakit Meningitis, sampai saat ini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah.

Diketahui, Aan Junaedi hanya bekerja sebagai buruh cuci motor yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari – hari, sedangkan Yeyen hanya sebagai ibu rumah tangga biasa.

Yeyen mengungkapkan, sebelumnya Jiddan sempat dibawa ke RSCM, dan dokter yang memeriksanya memvonis Jiddan mengidap penyakit Gizi buruk.

“Waktu bayi dia lemes terus, tidak kayak bayi lainnya, keterangan dari RSCM Jakarta ada masalah juga dari saraf otak,” kata Yeyen, Selasa (31/12/19).

Karena keterbatasan biaya, kata Yeyen, Jiddan kemudian dibawa ke RSUD Karawang dan dokter kemudian memvonis lagi Jiddan mempunyai penyakit Meningitis.

“Saat ini hanya berobat jalan di RSUD Karawang,” ungkap Yeyen.

Diakuinya, sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah setempat maupun pemerintah daerah untuk pengobatan anak kesayangannya ini.

“Belum ada bantuan dari pemerintah setempat maupun pemerintah daerah, hanya dapat bantuan dari komunitas saja, sedangkan saya disini juga numpang sama orang tua, karena belum memiliki tempat tinggal,” ujar Yeyen sendu.

Yeyen berharap akan datang bantuan dari pemerintah daerah, karena menurutnya, untuk proses pengobatan anaknya, membutuhkan biaya besar dan proses untuk kesembuhannya juga membutuhkan waktu yang lama.

“Jiddan juga menkonsumsi susu formula, sedangkan penghasilan suami sehari hanya Rp.30-60 ribu,” papar Yeyen lagi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari kelurahan setempat terkait warganya yang membutuhkan bantuan.

(12)