Terkendala Izin, Pesta Kembang Api Jatigede Dipindah Ke Kota

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Pesta kembang api Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang untuk menyambut tahun baru 2020 batal digelar di kawasan Bendungan Jatigede. Pembatalan itu menyusul pihak keamanan tak memberikan izin atas penyelenggaraan acara yang rencananya digelar di tengah pulau area bendungan saat tengah malam pergantian tahun berlangsung.

Keterangan itu disampaikan oleh Kabag Humas Pemda Sumedang, Asep Tatang Sujana dalam akun FB nya bernama Asep Tatang Sujana, Sabtu (28/12/19) pukul 19.50 Wib.

Dikatakan Asep, pembatalan dilokasi itu terkait hasil keputusan rapat bersama antara Pemkab dan pihak keamanan yang digelar sebelumnya.

Namun ditambahkan dia, untuk gelaran Tari Umbul Kolosal yang melibatkan 5.555 penari tetap sesuai jadwal semula yaitu di area kantor Satker pada Selasa, 31 Desember, pukul 09.00 Wib.

“Sebelumnya Pesta Kembang Api akan digelar di area tengah Bendungan Jatigede saat tengah malam, namun pihak keamanan dengan berbagai pertimbangan tak mengizinkan”, ujar nya.

Dikatakan dia, adapun alasan tidak diizinkannya pesta kembang api itu adalah pertimbangan faktor keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung.

“Pelaksanaanya kan malam hari sementara fasilitas penerangan di sekeliling Waduk Jatigede masih minim. Jadi rawan,” imbuh nya.

Sebagai solusinya, tambah dia, lokasi acara akan dipindahkan ke wilayah kota, “Pesta kembang api akan tetap berlangsung. Tapi tempatnya digeser ke kota. Ada dua alternatif. Bisa di Kampung Toga atau ke Pacuan Kuda,” ucapnya.

Saat dihubungi koransinarpagijuara.com Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kab. Sumedang, Hari Tri Santosa, menyiratkan nuntuk tempat pengganti berpeluang di daerah Toga.

“Kemungkinan besar lokasi penggantinya di Daerah Toga, tapi nanti tunggu keputusan”, ujar nya, saat dihubungi koransinarpagijuara.com via WhatsApp, Minggu (29/12/19).

(428)