Kampung KB Desa Lubuk Rukam Gelar Pertemuan Tahunan

Pewarta: Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Dengan nama kampung KB Hikmah, yang dibentuk pada tahun 2017 lalu, Kampung KB Desa Lubuk Rukam Kecamatan Kandis dibentuk untuk meningkatkan kualitas hidup masayarakat dikampungnya guna tercapainya keluarga sejahtera dan bahagia.

Setiap tahun, di Kampung KB ini selalu diadakan pertemuan rutin oleh Kelompok kerja (Pokja) di Kampung KB Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir dalam sebuah kegiatan Forum Musyawarah Kampung KB Kecamatan Kandis serta sosialisi dari Dinas DPPKBP3D Kabupaten Ogan Ilir, yang dilaksanakan di Kantor Desa Lubuk Rukam Kecamatan Kandis, Jumat (27/12/2019).

Acara tersebut dihadiri Camat Kandis, Mulyawan, Kepala Puskesmas Kandis, Sriderma, Kepala Desa Lubuk Rukam, Muhaidi, Perangkat Desa Lubuk Rukam, serta puluhan Peseta KB

Selaku narasumber dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Daerah (DPPKBP3D) Kabupaten Ogan Ilir untuk menjadikan Kampung KB Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir.

Untuk menjadikan desa percontohan untuk desa lain masyarakatnya ikut ber KB, serta kegiatan lainnya melaui Kampung KB tersebut.

Menurut Suryanto SKM, Kepala KB Kecamatan Kandis, dengan adanya kegiatan Forum Musyawarah KB di Kampung KB yang didakan setiap tahunnya diharapkan masyarakat bisa tahu dan mengerti dengan kegiatan tersebut, supaya peserta Keluarga Berencana dapat memperhatikan dan mengambil hikmah dari kegiatan ini, ujarnya.

Sementara Camat Kandis Mulyawan, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut mensukseskan acara ini, ia berharap peserta KB bisa tercapai sesuai yang diharapkan menjadi keluarga yang sejahtera dan mandiri.

Kepala Desa Lubuk Rukam, Muhaidi mengatakan warga desa sangat antusias mengikuti program KB dan mengucapkan terimah kasih Kepada Dinas DPPKBP3D Kabupaten Ogan Ilir yang telah menjadi narasumber dalam sosialisi dengan warga tentang pemahaman diadakannya Kampung KB Desa Lubuk Rukam.

“Banyak Ibu- ibu yang sudah mengikuti program KB di desa kami,” ujarnya.

Menurut Asmuda, Kabid Kebidanan P4 dari Dinas DPPKBP3D Kabupaten Ogan Ilir, Kampung KB dibentuk untuk meningkatan kualitas hidup masayarakatnya, sehingga menjadi keluarga bahagia dan sejahtera.

“Kampung KB bukan milik KB saja tetapi semua pihak, lintas program masuk semua kegiatan masuk ke kampung KB,” ujarnya.

Dikatakan, di Kampung KB bukan hanya mengurusi alat KB, seperti alat kontrasepsi, tetapi melaui Rumah Dataku yang di SK oleh kades yang beranggotakan pasangan usia subur, mengajak ber KB, juga disektor lain melaui lintas sektor, katanya.

(33)