Cegah Stunting, Pemkab.Garut Gelar Sosialisasi di Desa – Desa

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Mungkin tidak semua orang akrab dengan istilah bahasa stunting, padahal, menurut Badan Kesehatan Dunia, Indonesia ada di urutan ke-lima jumlah anak dengan kondisi stunting.

Salah satu wilayah di Indonesia dengan angka stunting tinggi, untuk mencegah hal tersebut kabupaten Garut, didesa – desa dengan melakukan sosialisasi pencegahan stunting.

Halnya di Desa Cibatu Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, dilakukan sosialisasi tersebut.

Dalam acara sosialisasi stunting dihadiri Sekmat Cibatu, anggota Koramil Cibatu, Kasi Pol PP Cibatu, Kepala Desa Cibatu, ketua Karang Taruna, Tim PKK, dan kades posyandu, Rabu (18/12/19) di Aula desa Cibatu

Kades Cibatu,, Dadang Sulaeman mengatakan sosialisasi pencegahan stunting ini, merupakan pengalaman dan pencerahan ilmu tentang kesehatan anak dan ibu hamil, tandasnya

“Mudah – mudahan ilmu yang didapat tentang sosialisasi pencegahan stunting dapat menjadi yang nermanfaat untuk direalisasikan terhadap masyarakat desa Cibatu

Sementara Sekmat Cibatu, Agus Koswara menerangkan tak asing lagi jika menyebut stunting artinya masyarakat harus mengetahui kaitan tersebut, tersebut

Untuk mencegah stunting itu, dia berpesan agar memperhatikan pola makan, untuk mencegah stunting di hadapan para Kader Posyandu dan TP PKKesa Cibatu

“Perhatikan pola makan, yang bergizi, agar stunting tak terjadi di masyarakat khususnya pada anak anak dan ibu hamil di Desa Cibatu,” pungkasnya.

(7)