Bupati Dony Ingatkan Kini Kepala Sekolah Harus Jadi Agen Perubahan

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Dalam pelaksanaan tugas keseharianya kepala sekolah kini berbeda dibandingkan sebelumnya, pasalnya kini seorang kepala sekolah bukan lagi dipandang tugas tambahan dari seorang guru. Namun dia merupakan seorang guru yang diangkat untuk memimpin satuan pendidikan.

“Dengan demikian seorang kepala sekolah harus konsen memimpin sekolah nya agar sekolah itu menjadi lebih baik, karena dia kini menjadi seorang agen perubahan”, ujar Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat melantik Kepala Sekolah di Gedung IPP, Senin (9/12/19).

Dony pun mengingatkan seorang kepa sekolah harus menjadi posisi yang wajib, jangan menjadi sunat, mubah apalagi haram, karena dikatakan dia, bila wajib maka dia seorang yang wajib adanya ditempat itu sebab dia sangat dibutuhkan prestasinya,

“Kalau klasifikasi sunat masih mending tinggal ditingkatkan ke wajib, tapi jangan sampai ada di posisi mubah apalagi haram”, tandas nya.

Dikesempatan itu Bupati Sumedang melantik Kepala Sekolah sebanyak 654 orang SD dan SMP.

Ingat, kata Dony, tugas kepala sekolah adalah memimpin. Kepala sekolah harus benar-benar berkonsentrasi untuk memajukan satuan pendidikan yang dipimpin. Menjadi agen perubahan pada satuan pendidikan, harus mampu menggerakan dan mengoptimalkan segenap sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkualitas, ungkap nya.

Pada kesempatan itupun Bupati mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada 3 orang calon Kepala SMP dan 11 orang calon Kepala SD yang tidak bisa diangkat dan ditetapkan sebagai kepala sekolah karena usia sudah lebih dari 56 tahun.

“Atas nama Pemkab Sumedang meminta maaf tidak dapat mengangkat bapak dan ibu karena peraturan perundangan tidak membolehkan”, jelas nya.

Tak lupa diakhir diapun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian bapak dan Ibu menjadi pelaksana tugas kepala sekolah selama ini.

(64)