Pajak Reklame Medan Cuma 15 %, DPRD Hasyim : Akhyar Evaluasi ASN…

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Ketua DPRD Kota Medan Hasyim meminta Plt Walikota Medan Akhyar Nasution segera mengevaluasi ASN. Hal ini terkait pajak reklame dari yang ditargetkan Cuma dapat 15%.

Menurut Hasyim, jika aparatur sipil negara [ASN] tidak dievaluasi dikhawatirkan tahun berikutnya bisa terulang kembali. Sebagaimana diketahui, pergantian tahun sudah di ujung pintu, namun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak reklame baru terealisasi Rp 15 miliar atau cuma 15% dari yang ditargetkan tahun 2019 Rp.120 miliar.

“Target penerimaan pajak reklame di tahun 2019 telah ditetapkan sebesar Rp120 miliar. Realisasi sampai hari ini baru sekitar Rp.15 miliar, atau sekitar 15 %,” kata Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Medan, Jhon E Lase, di Medan, Senin 2 Desember 2019.

Jhon mengakui, PAD dari pajak reklame sangat sulit tercapai sampai akhir tahun. Faktor penyebabnya, “Pemko Medan kan mulai membuat nol semua reklame. Seluruh yang tidak berizin dipangkas. Ini baru mulai tumbuh kembali,” jelasnya.

Alasan lain terkait dengan larangan berdirinya reklame di daerah milik jalan seperti median jalan, dan trotoar.

“Jadi kalau mau berdiri reklame itu harus di persil [lahan masyarakat] atau reklame melekat. Selan itu tidak boleh, lokasi untuk itu kan terbatas, makanya penerimaan masih minim,” kilahnya.

(9)