Camat Rumbia Dapat Penghargaan ODF dari Wakil Bupati Jeneponto

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,– Lima desa di Kecamatan Rumbia, Kab.Jeneponto dinilai sudah memenuhi kriteria sebagai desa ODF (Open Defecation Free) atau kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, sehingga mendapat penghargaan dari Pemerintah Kab.Jeneponto yang diserahkan oleh Wakil Bupati Jeneponto, H Paris, Selasa (19/11/19).

Ke 5 (lima) desa ODF tersebut antara lain, Desa Pallantikan, Desa Loka, Desa Ujung Bulu, Desa Labangmanai dan Desa Tompobulu.

Sebagai Camat yang membawahi ke 5 (lima) desa tersebut, Abd.Rajab mengaku sangat bangga, karena menjadi kecamatan pertama yang memperoleh penghargaan tersebut di Sulawesi Selatan.

“Kami selalu tegaskan kepada aparat desa dan kepala desa di wilayah Kecamatan Rumbia bahwa harus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, karena Rumbia juga dikenal ikon ekonomi rakyat yang sedang berkembang dan sudah dikenal di seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan, bahkan hingga ke luar pulau, sebagai pemasok sayur mayur yang berkualitas baik,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Rumbia juga dikenal dengan produksi kopinya yang memiliki ciri khas, “Kopi dari Rumbia sangat berbeda dengan kopi dari daerah lain,” tambahnya.

Abd.Rajab Lau berharap, 12 desa lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Rumbia dapat memgikuti jejak ke lima desa yang telah mendapat predikat sebagai Desa ODF ini.

“Semoga desa lain dapat membantu keberhasilan dari sektor kesehatan juga kebersihan dan pertumbuhan ekonomi rakyat semakin maju,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.

Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas, keadaan ini kemudian lebih dikenal dengan istilah Open Defecation Free (ODF).

Satu komunitas/masyarakat dikatakan telah ODF jika : Semua masyarakat telah BAB hanya di jamban dan membuang tinja/kotoran bayi hanya ke jamban, kemudian tidak terlihat tinja manusia di lingkungan sekitar.

Selanjutnya, tidak ada bau tidak sedap akibat pembuangan tinja/kotoran manusia. Ada peningkatan kualitas jamban yang ada supaya semua menuju jamban sehat dan ada mekanisme monitoring peningkatan kualitas jamban, serta beberapa kriteria lainnya.

(69)