Hasyim : Pesan Edukasi Dari Film Naga Bonar Reborn Adalah Perjuangan Untuk Keberhasilan

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Tak ada keberhasilan tanpa pengorbanan, perjuangan, kerja keras dan sungguh – sungguh, serta doa dari seorang ibu untuk anaknya, begitulah hikmah edukasi yang dapat dipetik usai menyaksikan tayang perdana Film Naga Bonar Reborn karya Sutradara Dedi Setiadi yang dibintangi Gading Martin, Citra Kirana, Donny Damara dan Ence Bagus.

Pernyataan ini dikatakan Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, didampingi Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis SH, usai menyaksikan Film Naga Bonar Reborn di Cinema XXI Lantai 3 Plaza Center Point Jalan Jawa Medan Minggu (17/11/19).

Ditambahkannya, jika kita saksikan bersama tadi bahwa seorang Naga Bonar yang dilahirkan sekitar tahun 1925 dari salah satu kampung di Humbanghasundutan, kemudian setelah dewasa sekitar tahun 1937 mengadu nasib di Kota Medan yang dalam masa penjajahan kolonial Belanda.

Sesampainya di Kota Medan malah dituduh sebagai seorang copet. Karena temannya yang bernama Mariam mencopet Kirana seorang gadis cantik, anak seorang dokter, yang dekat dengan Kolonial Belanda, tertangkap usai mencopet di pasar.

Namun karena nasib baik dan kebaikan hati Kirana, akhirnya Mariam dan Naga dibebaskan, dan keduanya pun bergabung dengan para pejuang kemerdekaan Indonesia di Kota Medan.

Namun belum lagi usai penjajahan Belanda, keburu tentara Nippon masuk untuk menjajah Indonesia, Naga Bonar pun melakukan perlawanan dengan tentara Jepang.

Kirana seorang gadis cantik yang diperankan oleh Citra Kirana, tidak hanya di jaman pemerintahan kolonial, di zaman penjajahan Jepang juga selalu menjadi incaran para petinggi tentara penjajahan tersebut untuk dijadikan isteri.

Sementara itu, Naga Bonar juga menyukai Kirana, perjuangan demi perjuangan untuk kemerdekaan negeri ini pun dilakukan oleh Naga Bonar dan kawan kawan, dan dibalik memperjuangkan negeri ini untuk merdeka, Naga Bonar pun sedang berjuang dan bekerja keras untuk memperebutkan hati Kirana.

Meskipun di awal berjuang untuk mendapatkan hati Kirana, Naga Bonar rela di hina dan di caci oleh Kirana karena bau tak pernah mandi,namun katena kesungguhan dan perjuangannya, akhirnya berbuah manis, nah disinilah menurut saya, bahwa segala sesuatu keberhasilan itu harus kita perjuangkan dulu, baru mendapat hasil yang bagus,” ujar Hasyim.

Sementara itu Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis mengatakan, penasaran dengan perjuangan Naga Bonar Reborn yang diperankan Gading Martin, untuk memperebutkan hati Kirana dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia di Sumatera Utara, silahkan tonton Film Naga Bonar Reborn produksi PT. Gempita Tjipta Perkasa yang akan tayang di bioskop – bioskop kesayangan anda di Indonesia,” ajaknya.

(2)