Setelah Mantan Kadiknas, Kini Giliran Kadispora Yang Diperiksa

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Imam K

Koran SINAR PAGI, Bangka,- ,Setelah mantan kadiknas Pemkab Bangka di periksa terkait dana BUD, kemarin kepala dinas Pariwisata dan Olah Raga Pemkab Bangkapun menjalani pemeriksaan di Kejari,Sungailiat Bangka.

Pemeriksaan terhadap kadispora pemkab Bangka diduga terkait dengan pelaksanaan proyek pembangunan Musholla di Jalan Laut Kampung Pasir Sungai liat dan pembangunan WC di desa Rebo kecamatan Sungailiat.

Kasipidsus Kejari Sungailiat Aditia Sulaeman SH seizin Kejari Sungailiat Jefri Huwae SH.MH saat di temui KSP di ruang kerjanya,Selasa (22/10) membenarkan kalau pihaknya sudah memeriksa kepala dinas pariwisata dan Olah Raga kemarin,Senin (21/10) dan hari ini,Selasa(22/10) ada dua ASN Dispora pemkab Bangka menjalani pemeriksaan.

“Benar kemarin,Senin (21/10) kita memeriksa kepala dinas Pariwisata berinisial As terkait adanya laporan dari masyarakat tentang pelaksanaan pekerjaan pembangunan Musholla di jalan laut Sungailiat dan pembangunan WC (toilet) yang berlokasi di Pantai Rebo desa Rebo. Kecamatan Sungailiat,Bangka dan kini ada dua orang ASN Dispora pemkab Bangka lagi kita panggil dan diperiksa.

Dikatakanya pembangunan kedua proyek tersebut dilaksanakan dengan menggunakan dana bantuan dari propinsi Babel atau dana DABA,

Jadi hari ini,  Selasa (22/10) baru sebatas pemanggilan dan pemeriksaan para saksi dan indikasinya masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan”jelas Kasipidsus ini.

Aditia menegaskan kalau masalah indikasi pelanggarannya kita masih memperdalamnya apakah ditemukan atau tidak karena ini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan.

Namun demikian adanya laporan dari masyarakat tentang indikasi tersebut tetap kita terima dan ini hasil laporan masyarakat yang kita akomodir dan di tindak lanjuti,” ungkap Aditia.

Dijelaskan Aditia proyek ini adalah proyek bantuan dengan sistem PL atau penunjukkan langsung dengan total biaya untuk pembangunan musholla anggaran Rp.200 juta dan WC (toilet) Rp.150 juta.

Dikatakan Aditia untuk sementara hari ini kita memanggil dan memeriksa dua orang ASN dari dinas Pariwisata dan Olar Raga (Dispora) yakni PPATK dan pejabat pengadaan dulu,setelah itu kita atur strategi untuk pemanggilan yang lain.

Saat disinggung apakah ada dinas lain yang akan di panggil terkait pengerjaan proyek ini “Ya” jawab Aditia, selain Dispora, dinas PU pemkab Bangka sebagai Dinas tehnispun akan di panggil begitu juga dengan para saksi ahlinya.
Bahkan Aditia penyedia jasa pasti akan di panggil, jadi intinya semuanya akan kita panggil mulai dari pelaksana pekerjaan,pengawas dan pihak-pihak yang diduga ada kaitannya dengan pekerjaan tersebut.

Dikatakan Aditia selain dua proyek tersebut ternyata hasil dari pemeriksaan ternyata masih ada satu lagi proyek yang berlokasi di kecamatan Belinyu.

Dengan demikian setelah kita kalkulasi dari ketiga proyek ini total keseluruhan lebih kurang sebesar Rp.500 juta.

“Jadi hari ini kita memeriksa sekaligus tiga proyek termasuk yang ada di kecamatan Belinyu, “pungkas Aditia

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90