Diduga, Program Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 1 Tanjungsari Dikerjakan Asal – Asalan

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Ok

Koran SINAR PAGI, Kab. Tulungagung,- Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud mengalokasikan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus ( DAK ) 2019 untuk peningkatan tempat pendidikan agar para siswa bisa merasa nyaman dan aman. Salah satu penerima bantuan adalah SDN 1 Tanjungsari Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Keterangan yang ada di papan nama tertulis sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 yang diperuntukkan rehab 6 ruang kelas senilai pagu Rp. 510.000.000,00.

Kepala sekolah Muyadi Spd. menuturkan terkait pembangunan tersebut. “Untuk sementara menunggu pekerjaan selesai siswa melakukan kegiatan belajar di tempat lain” ujar Muyadi.

Pada saat dikonfirmasi terkait pembangunan tersebut karena sebelumnya diduga beberapa bagian kayu yang sudah dimakan rayap dan kutu bubuk serta berjamur tetap dipakai dan ada fakta diduga besi yang digunakan dibawah stadardrisasi yang ditetapkan Pemerintah, untuk hal tersebut beliau tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.

“Langsung saja ke Pak Medi karena beliau yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan swakelola tersebut” kata Muyadi.

“Untuk kayu yang dipakai sesuai petunjuk yang ada memakai kruing, serta tidak semuanya diganti hanya bagian tertentu yang sekiranya tidak layak” ujar Medi, beberapa saat kemudian setelah dipanggil kepala sekolah.

Kusen jendela semuanya baru, untuk usuk, reng, kuda-kuda tidak semua diganti dan besi saya belikan sesuai SNI” kata Medi memberi alasan

Agar lebih jelas beliau (Medi) meminta ditunjukkan kayu mana saja yang sekiranya tidak sesuai dengan petunjuk yang ada.

Ketika ditunjukkan beberapa bagian kayu untuk kuda-kuda yang dimakan rayap dan kayu kusen dimakan kutu bubuk, beliau tetap memberi alasan yang sama.

Bahkan diduga semenjak dimulainya pekerjaan tersebut untuk kesehatan dan keselamatan kerja kurang diperhatikan oleh pihak panitia pelaksana tersebut.

“Para pekerja membeli sendiri peralatan keselamatan tersebut, kalau nanti ada yang mengeluh sakit, pihak sekolah akan merujuknya ke Puskesmas terdekat” jawab Medi

Bahkan beberapa saat lalu muncul kata-kata kurang menyenangkan dari pihak salah satu pengajar ketika dikonfirmasi masalah pembangunan tersebut.

“Kenapa seolah sekolah ini dibuat bancakan wartawan ketika mendapatkan program seperti ini” kata staf sekolah tersebut.

Meskipun pada akhirnya kepala sekolah meminta maaf terkait kata kata guru yang telah disampaikan tersebut.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90