Cinta Ditolak Nyawa Janda 2 Anak Di Pangandaran Melayang

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI Kabupaten Ciamis,- Dari niat untuk menikahi TJ (36) warga Dusun Golempang RT01/01, Desa Ciliang Kecamatan Parigi, Kabupaten Panggandaran, TR (27) harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Pasalnya, TR seorang warga RT 025 / RW 010, Dusun Cipangasih, Desa Kertaharja, Kecamatan Cimerak, Kab.Pangandaran ini, tega menganiaya TJ hingga tewas, Rabu (18/09/19) lalu.

Tersangka TR berhasil ditangkap tim Buser Satreskrim Polres Ciamis di salah satu tempat persembunyiannya di Tangerang, pada tanggal 12 Oktober 2019 lalu.

Hal ini diungkapkan Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh P dalam acara Konferensi Pers, Selasa (15/10/19) yang didampingi Kasat Reskrim AKP Risqi Akbar dan Kasubag Humas IPTU Hj Iis Yeni Idaningsih.

Diungkapkan, kejadian berawal saat tersangka berniat untuk menikahi korban dan meminta korban untuk berhenti menjual diri, namun permintaan itu ditolak korban.

Tak terima niatnya untuk menikahi korban ditolak, pelaku pun gelap mata dan dengan tiba – tiba mencekik TJ hingga tewas.

Mengetahui korban tewas, tersangka lalu kabur ke Tanggerang dengan membawa sepeda motor Honda Beat dan 2 unit Handphone milik korban dan menjualnya kepada penadah berinisial K (33) warga Dusun Sukamanah RT 02 / RW 01 Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 338 Jo Pasal 365 Ayat 1 ke-3 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara.

(41)