Viral…. Video Warga Kab.Sukabumi Minta Dipulangkan Dari Wamena

Pewarta : Ajid Alfaro

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Terjebak dalam konflik di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, membuat warga Sukabumi yang tinggal disana merasa terancam keselamatan jiwanya. Mereka pun meminta agar dipulangkan ke kampung halamnnya di Palabuhanratu Kabupaten Suakbumi, Provinsi Jawa Barat.

Salah satu warga Kampung Gadog Rt 02/Rw 13 Desa Citarik Kecamatan Palabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Ijam setelah viral lewat tayangan videonya di media sosial, facebook, maupun whattshapp, yang meminta bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk biaya kepulangan ke kampung halamnnya bersama warga Palabihan Ratu lainnya, Hal tersebut dikarenakan kondisi di Wamena semakin mencekam.

“Saya mohon kepada bapak Bupati Sukabumi untuk mengulurkan tangan memberikan bantuan kepada kami, warga Sukabumi diantaranya bapak Lili, Narsono dan kawan kami dari Paguyuban Sunda Membara,” ujar Ijam.

Sementara rekan Ijam yang berada disamping nya Narsono warga Kp.Cisaat Rt/Rw 04 Desa Citarik mengatakan, bukan hanya bantuan tiket yang diperlukan, namun juga uang saku untuk perjalanan dari Soekarno – Hatta ke Palabuhan Ratu, juga meminta bantuan untuk modal usaha sebelum mendapatkan pekerjaan selama di Palabuhan Ratu, “Mudah mudahan ada perahatian dari Pemkab Sukabumi,” singkat Narsono dalam vidoe tersebut.

Sementara itu, Ahmad Samsul Bahri, Camat Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat dikonfimasi mengatakan, pihaknya sejauh ini masih menelusuri kebenaran asal orang – orang yang berada dalam video tersebut yang mengaku warga Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Karena mereka belum menyampaikan identitas yang lengkap.

“Kita belum bisa memastikan kalau yang bersangkutan warga Kecamatan Palabuhanratu, bahkan saya juga ada tag di media sosial facebook tapi belum ada yang tahu yang bersangkutan di Palabuhanratu tinggal dimana,” ungkapnya.

“Dari tadi sore kami masih mencari – cari info tentang yang bersangkutan, kalau mengenai sebagai warga Sukabumi sudah kita laporkan kepada pimpinan, yang jelas sudah disebarkan kepada para kades untuk mengecek apakah ada warganya yang merantau ke Papua atau tidak,” tandasnya, Sabtu (05/10/2019)

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan, informasinya sudah disampaikan ke Dinsos untuk segera ditindaklanjuti, bahkan pihaknya sudah mendapatkan nomor kontak yang bersangkutan.

“Pembicara dalam vidio tersebut bapak Ijam sudah ada nomor kontaknya, saat ini masih dipenampungan Jayapura,” singkatnya.

(23)