DPD Nasdem Medan Buka Pendaftaran Balon Wali Kota, Ketua PKB Medan Pendaftar Pertama

Afif Abdillah: Ini Pendaftaran Tanpa Mahar, Materai Saja Kami Siapkan Gratis

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- DPD Partai Nasdem Kota Medan membuka pendaftaran bakal calon (balon) Kali kota/Wakil Wali Medan, Senin (23/09/19) di kantor DPD Nasdem Medan Jalan HT Amir Hamzah, Kompleks roku Griya Riatur, Medan. Pendaftaran akan ditutup 23 Oktober 2019.

Ketua DPC PKB Medan Hamdan Simbolon menjadi pendaftar pertama menjadi balon wakil wali kota. Formulir pendaftaran diserahkan Ketua DPD Nasdem Afif Abdillah. Putra mantan Wali Kota Medan Abdillah ini menyatakan, pihaknya secara resmi membuka pendaftaran Bakal Calon (Balon) Walikota Medan periode 2020-2024 dan tanpa mahar.

“Kita telah membuka secara resmi pendaftaran balon Wali Kota Medan periode 2019-2024 selama satu bulan penuh mulai tanggal 23 September 2019 hingga 23 Oktober 2019). Kami komitmen bahwa pendaftaran tanpa mahar, tidak ada kami kutip biaya apapun, bahkan materaipun kami sediakan secara gratis,” sebut Afif yang juga Ketua Fraksi DPRD Medan ini.

Turut mendampingi tiga Anggota DPRD Kota Medan terpilih periode 2019-2024 yakni Antonius Devolis Tumanggor, T Edriansyah Rendy dan Habiburrahman Sinuraya.Dia menegaskan bahwa Nasdem bukan partai mahar, dan hal itu sudah ditetakkan dari DPP. Maka, jika ada yang mengatakan hal tersebut justru bohong (hoax).

Lebih lanjut dikatakannya, usai jadwal pendaftaran pada 24-31 Oktober 2019 akan dilaksanakan pemaparan visi-misi para kandidat. “Kenapa kita lakukan semacam ini, karena kita ingin tahu secara detail isi visi-misi para kandidat nantinya apakah bersentuhan dengan rakyat atau tidak,” katanya.

Setelah semua proses selesai pihaknya juga mengimbau kepada para kandidat agar mengembalikan berkas. Soalnya, semua berkas balon harus sudah masuk ke tangan DPP untuk menjaringan. “Pokoknya jangan sampai terlambat berkas masuk ke DPP, karena masih ada lagi proses-proses yang akan dilalui seperti yakni ke KPU,” sebut Afif.

Ketika ditanya soal nama yang telah melakukan komunikasi politik, Ketua DPD Nasdem Kota Medan ini membenarkan, ada yang telah melakukan komunikasi plitik, namun semua itu diputuskan DPP. “Sah-sah aja melakukan komunikasi politik dengan Nasdem, namun semua itu keputussannya di pusat,” ujarnya.

Kembali ditanya soal koalisi, Afif cuma mengatakan, pihaknya belum bisa mengutarakannya. ”Kita lihat aja nanti, Nasdem kemana. Jadi, teman-teman wartawan sabar ya. Bukannya, saya tidak mau terus terang belum waktunya,” katanya.

(2)