Pembeli BBM Dengan Jerigen Dirasa Sangat Mengganggu

Pewarta : Ajid Alfaro

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Adanya pembelian BBM dalam jumlah besar oleh pengecer di SPBU kerap dirasa mengganggu kelancaran bagi pengguna kendaraan lain yang hendak mengisi bahan bakar, pasalnya karena BBM yang diisikan kedalam jerigen dalam jumlah banyak, sehingga membutuhkan waktu lama.

Seperti halnya yang terjadi di salah satu SPBU di Kota Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa barat, dimana siang itu telihat mobil pick up bermuatan beberapa jerigen sedang mengisi bahan bakar minyak, Kamis (05/09/19), sementara dibarisan lain tampak antrian panjang kendaraan yang juga hendak mengisi BBM.

“Walaupun itu diperbolehkan dan memiliki izin untuk membeli BBM dalam jumlah besar dengan menggunakan jerigen, namun cobalah cari waktu dimana situasi tengah dalam keadaan sepi, akan lebih baik kalau untuk pembeli yang menggunakan jerigen begini dilayani pada malam hari saja, kalau saat sibuk begini kan mengganggu kepentingan orang banyak,” ucap YD (38) warga yang tengah mengantri.

Dia mengaku kecewa dengan petugas SPBU yang lebih memilih mendahulukan pembeli dengan jerigen tersebut daripada kendaraan umum lainnya yang dalam antrian.

“Kami seringkali terlambat ngantor, gara – gara harus mengantri lama seperti ini, belum lagi banyak anak – anak sekolah yang juga harus kesiangan, karena angkot yang ditumpanginya antri BBM dulu,” paparnya.

Apalagi Pertamina sudah mengeluarkan aturan, tidak boleh melayani pembeli BBM dengan jerigen/plastik, karena mengandung listrik statis, sebaiknya jerigen yang digunakan tidak mudah mengantarkan listrik, jangan yang terbuat dari alumunium, tandasnya.

(26)