Empat Warga Thailand Kuliah di Fakultas Kewirausahaan Uniga

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Pada penerimaan mahasiswa baru tahun Akademik 2019-2020 seperti biasa Uniga tidak hanya diminati oleh calon mahasiswa yang berasal dari Garut serta wilayah Priangan Timur, tapi juga dari luar Priangan Timur Jawa Barat bahkan luar jawa atau luar negeri, kerap mendaftar menjadi Calon Mahasiswa Universitas Garut (Uniga).

Seperti yang terjadi di tahun ini, Universitas Garut (Uniga) menerima 4 (empat) orang calon mahasiswa baru yang berasal dari negeri gajah putih Thailand.

Ke empat calon mahasiswa tersebut adalah Risuwan Madeng, Muhammad saki Salae-mae, Muhammad sofee Deemadee dan Mumadsaidan Abah, mereka datang dari Kota Narathiwat sebuah ibu kota provinsi (changwat) Thailand. Mereka mendaftar di Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut (Uniga).

Saat dimintai alasan masuk di Fakultas Kewirausahaan UNIGA Mumadsaidan Abah salah satu dari mereka mengatakan sepakat ingin Pulang ke Thailand dengan membawa ilmu kewirausahaan dan merintis menjadi pengusaha di Narathiwat Thailand.

Saidan menambahkan mereka daftar di Fakultas Kewirausahaan atas bimbingan seniornya ketika menjadi santri di pesantren Jawiyah Samarang Garut, setelah sebelumnya orang tua mereka di Thailand menginginkan anak-anaknya kuliah di wilayah Garut Jawa Barat ungkapnya di Kampus Kewirausahaan, Kamis (22/8/2019).

Dra.Hj.Empat Fatimah salah satu pendiri Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut (Uniga) menilai dengan masuknya empat warga Thailand menambah daftar mahasiswa Uniga yang berasal dari Luar Negeri setelah sebelumnya mahasiswa berasal dari Pakistan dan Thailand sudah lebih dulu mengenyang pendidikan di Universitas Garut (Uniga).

Hal ini lanjutnya, merupakan bukti kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Garut (Uniga) “Harus kita syukuri mahasiswa Uniga dari tahun ke tahun terus bertambah, salah satu instrument kepercayaan masyarakat terhadap Uniga bisa dilihat dari kuantitas dan kualitas mahasiswa dan lulusanya, secara kualitas mahasiswa dan lulusan Uniga sudah banyak diserap oleh dunia kerja tidak hanya di Indonesia bahkan Jepang sekalipun.

“Secara kuantitas, jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun terus bertambah, terhitung sampai saatini hamper 2.500 calon mahasiswa yang telah mendaftar di Uniga, semua merupakan hasil kinerja yang baik seluruh civitas akademika Uniga tentunya atas arahan dari Pa Rektor Kita,” ungkapnya.

Wakil Dekan Kewirausahaan bidang Akademik Galih Abdul Fatah Maulani, S.Kom.,M.Kom untuk mahasiswa yang datang dari luar Indonesia yang nota bene kultur dan budayanya berbeda tentunya ada materi-materi yang harus disisipkan, apalagi ke 4 mahasiswa Thailand ini nantinya akan berkiprah menjadi pengusaha di negerinya sendiri tentunya selain materi kewirausahaan secara universal juga dibutuhan materi tentang budaya-budaya internasional, sesuai dengan tujuan dari berdirinya kewirausahaan ini menciptakan lulusan yang tidak hanya berpikir bagaimana mencari pekerjaan tapi justru menciptakan lapangan pekerjaan.

“Pada dasarnya saat ini kita terlalu banyak Job seeker padahal kita harusnya berpikir Out of the box untuk menjadi bagian dari solusi persoalan bangsa yaitu menciptakan lapangan pekerjaan dan fakultas kewirausahaan merupakan jawaban saat ini dan mungkin masa yang akan datang,” ungkap Galih.

Dalam proses pendaftaran dan bimbingan melengkapi persyaratan administrasi ke 4 mahasiswa asal Thailand tersebut mendapat bimbingan dari asisten dosen Anggun Oktavia Herlianti, S.Pd.

Menurut Anggun, meskipun dalam komunikasi bahasa inggris mereka agak kurang tapi dikarenakan mereka berasal dari rumpun melayu dan seorang muslim jadi mereka cukup fasih berbahasa melayu dan hal itu memudahkan komunikasi dengan mereka dalam membimbing mereka sebagai upaya adaptasi dan penyesuaian dunia kampus yang sebentar lagi akan mereka geluti.

(29)