Pelantikan Anggota DPRD Kab.Sukabumi Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi periode 2019-2024, hari ini, Senin (05/08/19) diwarnai aksi unjuk rasa para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi HMI,GMNI dan IMM serta HIMASI di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalan Ahmad Yani.

Mereka menuntut agar para wakil rakyat memperhatikan rakyat daripada kepentingan partainya, sebab, menurut para pengunjuk rasa selama ini wakil rakyat hanya sebutan semata, pada praktiknya mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi dan partainya.

“Aksi kami hari ini untuk mengingatkan kepada dewan yang baru dilantik bahwasanya mereka duduk di bangku sana itu dipilih oleh rakyat bukan oleh partai politik, jadi kami harap mereka mengedepankan kepentingan rakyat bukan untuk partai politik apalagi untuk kepentingan diri sendiri,” ujar Eki Rukmansyah, Ketua PB HIMSASI, Kab.Sukabumi.

Tuntutan kami ada 3 (tiga) tambahnya,
Pertama, mengevaluasi Perda – Perda yang tidak jelas peruntukannya,
Kedua, mengevaluasi kinerja DPRD, dan,
Ketiga, membuat Perda yang memang dianggap penting untuk menyelesaikan masalah ketenaga kerjaan.

“Selama 5 (lima) tahun kedepan akan kami pantau terus kinerja anggota DPRD yang baru ini,” paparnya.

Sementara, Ketua DPRD Kab.Sukabumi yang baru, Yuda Sukmagara menanggapi bahwa aksi yang digelar itu hal yang positif.

“Saya rasa ini bukan sebuah masalah tapi sebuah berkah untuk saya agar fokus kerja kedepannya,” terangnya.

Lebih lanjut Yuda menuturkan, pihaknya akan merealisasikan semua tuntutan itu, karena tanpa ada mahasiswa di gedung DPRD pun akan susah untuk menyerap aspirasi-aspirasi.

“Saya meyakini mahasiswa-mahasiswa ini SDM-SDM (Sumber Daya Manusia) terbaik nantinya sebagai tunas bangsa Indonesia,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Yuda juga mengagendakan, untuk mengadakan audensi dengan para mahasiswa minggu deoan, untuk membahas tuntutan-tuntutannya.

(22)