Tim Pemadam Kebakaran Gunung Panderman Tambah Kekuatan

Foto:Kondisi Gunung Panderman Batu kebakaran pada Malam Hari

Pewarta : HI

Koran Sinar Pagi, BATU,- Sudah terhitung tiga hari ini, terjadinya kebakaran di Gunung Panderman sebagai mascotnya kota wisata Batu, sejak terjadi kebakaran mulai hari Minggu, (21 – 23/07) masih dilakukan proses pemadaman lanjutan yang melibatkan, 128 personil terdiri dari, LMDH Oro-Oro Ombo 30 Orang, LMDH Toyomarto 30 orang, Perhutani 30 orang, Kehutanan 15 orang, unsur TNI 10 anggota, Mahasiswa 10 orang.

Dari pemadaman lanjuta tersebut, masih dibagi menjadi tiga tim, dari Tim I melewati bagian arah wilayah Parang Putih dikordinatori Tri Agus, dari Tim II di bagian wilayah Bon Klerek kordinator Siswo, dan Tim III memasuki wilayah Bon Tutup kordinator Abdul Rahmad.

Pembagian petugas pemadaman tersebut, dilakukan apel terlebih dahulu yang dihadiri langsung Walikota Dewanti Rumpoko pada titik pantau Wahana Wisata Megastar Jalibar Batu, didampingi Kepala DLH Arif As Sidiq, BPBD dan Tim Gabungan yang siap naik pada lereng Gunung Panderman.

Foto:Walikota Batu Dewanti Rumpoko saat memberikan suport pada Petugas Tim Pemadaman Gunung Panderman.

Sebelum pasukan maupun tim pemadam kebaran melakukan tugasnya,walikota memberikan pesan ucapan terimakasih setinggi tingginya atas kerja keras serta kerjasamanya pada seluruh unsur yang terlibat. Karena menurut” Dewanti hasil pemadaman ini berjalan lancar tanpa ada korban jiwa biarpun meniti jalan yang cukup sulit untuk mencapai titik api.

Di tempat yang terpisah, anggota DPRD kota Batu,sekaligus sebagai wakil ketua DPRD, Hari Dana Wahyono, ketika dikonfirmasi Koran Sinar Pagi melalui selulernya, menyampaikan” masalah terjadinya kebakaran di Gunung Panderman yang seringkali terbakar baik tingkatan kecil maupun besar.

Dia berpesan” agar penanganan kebakaran di Gunung Panderman tersebut, agar ditangani secara profesiinal dan tetap waspada keselamatan pada seluruh Tim pemadam yang sudah dikordinasi pada instansi terkait jangan sampai dalam melakukan tugasnya ada hal yang fatal atau korban jiwa, semua harus sesuai komando yang sudah dilakukan brefing sebelumnya.

Ditambahkan lagi” masalah bencana kebakaran Gunung Panderman itu”hemat Hari Dana Wahyono, masalah penangan bencana apapun di kota Batu, siatim biaya operasionalnya jika tidak salah menyampaikan, sudah sipersiapkan dana darurat oleh Pemkot Batu besarnya, ucap Hari Dana kurang hafal, mungkin kisaran untuk tahun 2019 sebesar Rp.1 Milyar.

Harapanya, dana darurat itu sangat bisa digunakan pada bencana alam dan ada tingkatanya sesuai analisa petugas lapangan, berapa nilai anggaran yang harus dikeluarkan untuk mengatasi bencana tersebut, juga semua itu ada pertanggung jawaban pengguna anggaranya ketika ada pemeriksaan dari pihak ( BPK RI) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

 

(13)