Pewarta : Ajid Alfaro
Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Disejumlah sungai di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tak jarang ditemui tumpukan sampah rumah tangga, sehingga selain sungai menjadi kotor dan menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah yang menyumbat aliran air ini disinyalir menjadi penyebab timbulnya bibit penyakit.
Salah satunya di wilayah Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, tepatnya di Jembatan Cilogawa Gadog, dimana tingkat kesadaran masyarakat didaerah ini dalam menjaga kebersihan terbilang masih tergolong sangat rendah, mirisnya lagi lokasi pembuangan sampah tersebut justru berada di aliran sungai yang berada di ruas jalan nasional.
Masalah lain yang berkaitan dengan sampah adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan adalah terjadinya banjir jika terjadi hujan dwngan intensitas tinggi, maka akan sangat mengganggu kehidupan warga sekitar.
Ketua Rw 13 Kp.Gadog, Desa Citarik, Alek DK mengtakan, sampah yang dibuang ke sungai juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar, menurut dia, perilaku tersebut sudah menjadi kebiasaan buruk masyarakat sejak lama.
“Memang tidak bisa dipungkiri jika kesadaran masyarakat kami masih rendah dalam menjaga kebersihan lingkungannya sendiri,” ujarnya.
Prilaku membuang sampah sembarangan masih sering dijumpai, karena masyarakat masih tergolong awam, “Ketaatan soal peraturan di tingkat masyarakat masih belum cukup, padahal kami sering menghimbau kepada warga agar tidak membuang sampah ke sungai,” tuturnya.







