Pemdes Sumbergondo Ciptakan Pupuk Organik Cair (Lindi) Berkualitas

Photo : Tanaman Sayur Brokoli Subur Menggunakan Pupuk Organik Cair (Lindi)

Pewarta. : HI

Koran SINAR PAGI, Kota Batu ,- Pemerintah Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, melakukan terobosan baru, untuk mengatasi masalah sampah masyarakat. Pemerintah Desa Sumbergondo melalui Bumdesnya, mempunyai inovasi yang sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat maupun petani desa Sumbergondo, dengan membangun Box pengelolahan sampah Organik limbah daun sayur-sayuran maupun buah yang sudah tidak terpakai.

Photo : Sutrisno Menunjukan Hasil Pupuk Cair Organik (Lindi)

Sistim pengelolahan limbah sampah organik dari masyarakat yang di buang di Box milik Bumdes yang ada di lahan milik tanah desa Sumbergondo ada empat box masing-masing berukuran 3 meter x 4 meter ,”menurut Sekdes Sutrisno,Rabu(10/7), terkait pengelolahan limbah sampah Organik ini, sangat bermanfaat sebagai pupuk non kimia yang acap kali dipergunakan seluruh petani di kota Batu.

Hal tersebut, Sutrisno sangat menyangkan, karena sampah yang dari daun sayur sawi, kubis,wortel,maupun buah-buahan yang membusuk jika tidak dimanfaatkan, pada saat ini sudah bisa dikelola menjadi pupuk organik cair dengan istilahnya cairan (Lindi) hasil tumpukan sampah organik ditampung pada box berkapasitas 6 ton/box, bisa menghasilkan pupuk cair (Lindi)sekitar 40 liter/harinya.

Hasil pupuk Organik (Lindi) itu,”urai Sutrisno,sangat bagus hasilnya untuk tanaman bunga,sayur brokoli,maupun tanaman lainya. Alasannya,” jika sering menggunakan pupuk kimia resikonya tanaman hanya semusim, akan tetapi jika petani mau beralih menggunakan pupuk Organik cair(Lindi) yang baru ditemukan dan sudah dipraktikan pada tanaman, hasilnya sangat subur tidak kalah dengan pupuk kimia, serta penggunaan pupuk Organik sifatnya pada lahan pertanianya bisa jangka panjang”jelas Sutrisno.

Disisi yang lain, Suwito Hadi sebagai petani Desa Sumbergondo, sangat mendukung dan bangga pada pemerintah desa/Bumdes sudah melakukan solusi baru dalam mengatasi tumpukan sampah dari masyarakat,petani sayur, bunga maupun petani buah, dalam menciptakan pupuk Organik cair (Lindi) yang sangat berdampak positif pada lingkungan. Yang kebiasaanya para petani kebingungan membuang sampah sisa sayur maupun buah yang sudah tidak terpakai.

Maka dengan adanya pembangunan pengelolaan limbah sampah itu, sangat diuntungkan, pencemaran berkurang,hasil pupuknya juga bagus, serta bisa menambah hasil pendapatan pada petani,karena hasil pengelolahan pupuk Organik cair(Lindi) bisa mudah dijangkau harganya melalui Bumdes, dan dampak pengolahan limbah sampah itu ramah lingkungan, hal ini masyarakat diminta agar bisa memanfaatkan limbah sampah dengan berkelanjutan.

 

 

(34)