Setiap Kemarau Tiba, Warga Desa Keresek Gunakan Air Sungai Cipacing Untuk MCK

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Sudah menjadi rutinitas warga Desa Keresek Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, setiap datangnya musim kemarau selalu menggunakan air yang tak layak (kotor) pakai, dimana air yang digunakan untuk mandi dan mencuci tersebut merupakan air buangan dari rumah warga sekitar bantaran Sungai Cipacing.

Tak ada kayu rotanpun jadi, mungkin begitulah warga berpikir, dari pada tak ada sama sekali, air kotorpun dipakai.

Warga Desa Keresek bergotong – royong membuat jamban, dibantaran Sungai Cipacing

Untuk menyambut datangnya musim kemarau, nampak warga membuat tempat pemandian di Sungai Cipacing, Kampung panyingkiran RW.02 desa Keresek, Selasa (18/06/19).

Seperti dikatakan Ujang Sunarya, Ketua RT 03 RW 02 Desa Keresek, pembuatan tempat mandi di Sungai Cipacing itu, merupakan agenda tahunan, saat musim kemarau tiba, tandasnya

Karena sumur milik warga kering, sehingga mau tidak mau warga menggunakan air yang ada di Sungai Cipacing, jelasnya

Dijelaskan, aliran air Sungai Cipacing ini digunakan oleh masyarakat dibeberapa RW yang ada di desa Keresek.

“Biarpun kotor kami terpaksa menggunakan air ini, lantas darimana lagi harus mencari air untuk kebutuhan mandi, mencuci dan buang air besar,” pungkas warga.

(28)