Penyalahgunaan DD Gempol Klutuk Kec.Tarik, Kab.Sidoarjo TA 2017-2018

Pewarta : Ok

Koran SINAR PAGI,Kab.Sidoarjo,- Dana Desa dikucurkan oleh Pemerintah Republik Indonesia Sejak bergulir tahun 2015 hingga saat ini, dana desa yang sudah digelontorkan pemerintah berjumlah Rp 186 triliun.

Dana ini sudah disalurkan ke 74.954 desa di seluruh wilayah Indonesia. Dalam perkembangan-nya, dana desa yang berlimpah tersebut rawan praktik korupsi. Hal ini seperti terjadi di Daerah Desa Gempol Klutuk Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo, peristiwa penyalahgunaan dana desa ini diinformasikan  oleh sumber KSP yaitu warga desa sendiri yang bernama Nur Suud dan Cimin Prabowo.

Bahwa Kepala Desa Gempol Klutuk, Nutriyo dalam pelaksana-an penggunaan anggaran Dana Desa mulai tahun anggaran Tahun 2017-2018 melakukan beberapa penyalahgunaan anggaran pelaksanaan penggunaan dana.

Warga Desa yang bernama Cimin menuturkan bahwa dia  melihat data susunan perencanaan penggunaan dana desa yang terpampang di depan Balai Desa dengan kenyataan yang ada di sekitar Desa Gempol Klutuk banyak yang mangkrak dan tidak terselesaikan serta terkesan amburadul dalam teknik pengerjaan dan pengawasan, hal ini ditambahkan pula oleh Nur Suud kepada KSP.

Sehari penuh KSP diajak keliling Desa untuk melihat beberapa proyek yang mangkrak dan cenderung tidak diselesaikan meskipun sudah melewati tahun anggaran. Ketika kami konfirmasi ke Balai Desa untuk menemui Bapak Nutriyo selaku Kepala Desa ternyata kami mendapatkan inforrmasi Kepala Desa tidak pernah ke Kantor serta semua pengendalian pemerintahan Desa dari rumah, pasalnya Kades sedang sakit.

Selanjutnya KSP mendatangi Kepala Desa, dan ditemui istrinya serta menyatakan Kepala desa sedang sakit dan istirahat tidak boleh diganggu.

Istri Kepala Desa menuturkan bahwa selama sakit dia yang membantu untuk ikut menger-jakan dan menyelesaikan pembangunan proyek-proyek fisik desa yang menggunakan dana desa dari pemerintah pusat. Lebih jauh istri  Kepala Desa, mengaku sering membantu untuk nombokin/nalangi kekurangan dana desa atau jika pencairannya molor.

Namun, yang terjadi di lapangan berbeda dengan yang dituturkan oleh Istri Kepala Desa Gempol Klutuk, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

(146)