Kadinkes, ” Waspadai DBD Saat Itensitas Hujan Tinggi !”

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Wahyu/red.

Koran SINAR PAGI,- Bandung,- Meningkatnya wabah penyakit demam berdarah dengeu  (DBD) di beberapa daerah Provinsi Jawa Barat saat ini, terutama daerah padat penduduk seperti perkotaan, menjadi sorotan publik.

Peran serta masyarakat sangat penting dalam Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3 M (Menguras, Menutup dan Mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi perkembangan jentik nyamuk), seperti tempat penampungan air, container, bak air, di dak, kaleng bekas, plastik sampah, dan genangan air. Serta pola hidup sehat dan sadar lingkungan yang bersih.

Hal itu,  diungkapkan plt. Kadinkes Provinsi Jawa Barat, dr. H. Dodo Suhendar, M.M, kepada media koran SINAR PAGI di ruang kerjanya. Selasa (22/01) lalu.

H. Dodo Suhendar meminta, kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan wabah DBD, karena sangat menentukan menekan kasus tersebut.

“Ini sebenarnya masalah klasik yang terjadi setiap tahun saat musim hujan, dengan intensitas hujan tinggi otomatis banyak genangan air di sekitar rumah warga yang menyebabkan jentik nyamuk berkembang biak, sehingga resiko warga terserang DBD semakin tinggi, terutama daerah perkotaan yang padat penduduk,” ungkapnya.

Namun demikian, Dodo Suhendar mengatakan, pihaknya telah berupaya optimal dalam mencegah  wabah tersebut dengan melalui fogging atau penyemprotan jentik nyamuk.

“Kita sudah maksimal lakukan penyemprotan secara rutinitas sesuai permintaan warga, bahkan  melakukan pemetaan wilayah skala prioritas, daerah mana yang memang perlu di tangani secara cepat, intinya dinas selalu siap dan siaga mengantisipasi,” katanya.

Bagi warga yang sudah terlanjur terkena gejala Demam Berdarah, pihaknya menyarankan untuk segera di bawa ke rumah sakit terdekat, jangan sampai terjadi korban.

“Ketika di identifikasi terkena gejala DBD, jangan sampai pasien terlambat mendapatkan tindakan medis, apalagi dibiarkan sampai pasien syok atau pingsan, ini bisa berakibat fatal bahkan menimbulkan kematian,”pungkasnya.

Menurut informasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, ada beberapa daerah yang cukup signifikan mengalami peningkatan wabah DBD dalam  sepekan ini,  seperti Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, Kadis berharap segera teratasi dan kembali normal seperti biasa.***

 

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90