Masyarakat Paitana Tolak Perpanjangan Kontrak Tower Partilindo

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Awing/Syam

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,- Sekitar 50 an orang warga Paitana Geruduk lokasi berdirinya Tower milik Partilindo untuk menyatakan penolakan terhadap rencana perpanjangan kontrak untuk 5 tahun kedepan perusahaan tersebut diatas lahan milik Dg Lau, pasalnya pihak Partilindo dinilai telah melakukan pembodohan kepada masyarakat saat penandatanganan kontrak 5 (lima) tahun lalu.

Dalam kontrak awalnya, diatas lahan milik Dg Lau, salah satu warga Dusun Sunggumanai Desa Paitana Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto itu, akan dibangun gedung kantor Partilindo, namun pada kenyataannya malah dibangun sebuah tower yang menjulang tinggi.

“Awalnya masyarakat diminta untuk menandatangani perjanjian kontrak dengan pihak Partilindo dengan alasan untuk membangun sebuah kantor, namun ternyata bukan Kantor yang dibangun tetapi Tower yang menjulang tinggi kurang kebih 60 meter,” ungkap warga.

Dg Lau, pemilik lahan tempat berdirinya tower tersebut mengakui kalau bakal ada perpanjangan kontrak untuk lima tahun kedepan dengan harga sewa senilai Rp.65 juta.

“Kami memang tidak memberitahukan kepada warga tentang perpanjangan kontrak ini,” ungkapnya.

Risma, salah seorang warga masyarakat disekitar lokasi tersebut menuturkan bahwa keberadaan tower tersebut sangat meresahkan warga, karena khawatir terjadi sesuatu yang bakal mencelakakan warga.

Dengan alasan itulah warga berharap agar pihak Partilindo membatalkan kontrak perpanjangan kontraknya dengan pemilik lahan dan segera membongkar tower tersebut.

“Kami sudah berusaha menghubungi pihak Partilindo untuk meminta agar perpanjangan kontrak dibatalkan, dan segera membongkar tower itu, karena sangat meresahkan warga, namun pihak Partilindo tidak ada ditempat,” tuturnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90