Gubernur Babel Usulkan Kenaikan Pangkat 5 ASN Korban Pesawat Lion Air JT610

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Imam K

Koran SINAR PAGI, Pangkalpinang,- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Johan akanvmengusulkan kenaikan pangkat kepada 5 ASN pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 jurusan Jakarta –
Pangkalpinang.

Hal itu dikatakan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Johan seusai rapat Paripurna Penyampaian Raperda RZWP3K Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung dan penyampaian nama Pansus DPRD Babel serta pengambilan keputusan tentang RAPBN 2019 yang diselenggarakan diruang rapat Paripurna DPRD Babel, Selasa (30/10)

Menurut gubernur usulan kenaikan pangkat tersebut setingkat lebih tinggi pangkat jabatan yang disandang saat ini.

Pengusulan kenaikan pangkat itu tambah Gubernur Babel Erzaldi, akan mengikuti prosedur yang berlaku, sehingga kepada 5 ASN Pemprov Babel yang masuk dalam daftar manifes tersebut akan diusulkan untuk naik pangkat.

“Kami akan ikuti prosedur dulu,yang pasti ASN ini meninggal dalam menjalankan tugas seperti PU ada yang diperintah kepala dinasnya untuk survei dan sebagainya dan ini akan diusulkan karena meninggal dalam tugas, usulan untuk naik pangkat, akan segera diurus ke BKPSDM Babel,” tegasnya.

Dia menambahkan, keluarga ASN agar mengurus kepada Jasaharja untuk dapat santunan sementara asuransi penerbangan akan diurus pihak Lion Air.

Pada kesempatan itu juga Erzaldi menyampaikan duka cita dan bela sungkawa kepada keluarga korban 5 ASN Pemprov Babel yang jadi korban kecelakaan pesawat LION AIR JT610.

Sesuai dengan data manifes penerbangan tersebut, 5 ASN Pemprov, yang ikut jadi korban yaitu Muhammad Syfi’i (staf sekretariat DPRD Babel), Dony (staf dinas PU), Eryanto (Kasubbid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah II Bapeda), Tesa Kausar (notulis rapat DPRD Babel) dan Ariawan Komardy (staf dinas PU).

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90