MI Hudatul Ummah Butuh Ruang Kelas Baru, Rehabilitasi Dan Pemagaran

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Dede

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Purwakarta,- Kondisi kegiatan belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hudatul Ummah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, sungguh memprihatinkan, pasalnya bangunan sekolah tersebut telah bertahun-tahun lamanya mengalami kerusakan parah.

Sekolah ini juga kekurangan ruang kelas, sehingga untuk dapat menampung siswa yang ada, MI Hudatul Ummah meminjam ruangan Madrasah Diniyah dan majelis taklim.

Dari pantauan Koran SINAR PAGI, sekolah yang memiliki 151 siswa tersebut hanya mempunyai 4 (empat) ruang kelas. Satu ruang kelas diantaranya digunakan untuk kegiatan pembelajaran siswa kelas 1 (satu) dan 2 (dua), sementara satu ruang kelas lainnya di majelis taklim kondisinya tidak memakai meja belajar.

Para siswa MI Hudatul Ummah belajar tanpa menggunakan bangku

Para siswa yang berbeda tingkatan itu belajar dalam ruangan yang tidak nyaman untuk melaksanakan KBM, akibatnya, proses belajar mengajar jadi tidak bisa maksimal.

Bahkan hingga saat ini, MI Hudatul Ummah belum mempunyai ruangan guru serta ruang kepala sekolah, selain itu, untuk ruangan guru terpaksa menggunakan sebuah ruangan tidak layak huni di pojok bangunan yang disulap menjadi ruang guru dan diskat menjadi beberapa ruangan.

Tidak jarang siswa di sekolah ini terpaksa harus belajar di teras kelas secara lesehan dan jika kondisi cuaca tidak panas, proses belajar mengajar terkadang dilakukan di halaman sekolah. Namun jika hujan turun, para siswa dimasukkan ke dalam kelas yang ada dan digabung dengan kakak-kakak kelas mereka.

“Kami, terutama anak – anak tidak bisa konsentrasi menjalakan proses kegiatan belajar mengajar, kami Ingin punya ruang kelas yang bagus dan nyaman,” tutur Hendi Rustandi, Kepala MI Hudatul Ummah.

Tak hanya kekurangan ruang kelas, halaman sekolah ini pun masih dalam kondisi tanah, sehingga perlu pemasangan paving block serta pemagaran agar kegiatan pembelajaran diluar sekolah siswa lebih kondusif, terutama dalam pelajaran olahraga.

Dikatakan Hendi, kondisi tersebut sudah berlangsung, sekitar dua tahun terakhir. Dia mengaku pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan pemasangan paving block dan pemagaran tapi sampai sekarang belum ada realisasi.

“Kondisi madrasah ini akan menjadi sangat rawan kalau belum ada pemagaran, sehingga kontrol terhadap madrasah jadi kurang baik,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah atau donator melirik kondisi MI Hudatul ummah ini, supaya lembaga pendidikan ini menjadi sebuah sarana pendidikan yang nyaman digunakan untuk KBM, sehingga mampu mencetak generasi muda yang memiliki daya saing.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90