LPG 3 Kg Sering Langka, Peran Kepolisian Penting Awasi Distribusi

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Fraksi Gerindra DPRD Medan menilai peran kepolisian sangat penting dalam memgawasi distribusi gas LPG ukuran 3 Kg, apalagi kelangkaan gas tersebut hampir setiap tahun terjadi.

Disparitas harga dan sistem distribusi yang kurang baik menjadi salah satu faktor pemicu kelangkaan gas LPG 3 Kg serta membengkaknya subsidi dari APBN.

“Jadi peran polisi sangat penting dalam mengawasi distribusi gas,” kata juru bicara F-Gerindra Proklamasi Naibaho saat membacakan pandangan umum fraksinya pada rapat paripurna DPRD Medan tentang sistem pengendalian dan pengawasan pendistribusian tertutup Liguefid Petroleum Gas (LPG) tertentu di wilayah Medan, Senin (15/10/18).

Menurut Proklamasi, kelangkaan LPG 3 Kg tidak hanya di Kota Medan, tapi ini sudah menjadi persoalan nasional sejak konversi minyak tanah ke LPG tahun 2007.

Sepanjang tahun 2016 saja, kata Proklamasi, kelangkaan LPG 3 Kg hampir merata terjadi di daerah-daerah. Namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), maupun Pertamina dan pemerintah daerah belum menemukan cara efektif untuk menanggulanginya.

Setiap terjadi kelangkaan, Pertamina selalu melakukan operasi pasar. Tapi pemerintah menjawabnya dengan menambah volume LPG 3 Kg setiap tahun.

“Misalnya volume LPG hanya sekitar 21.476 metrik ton pada tahun 2007. Jumlah ini meningkat setiap tahunnya hingga menjadi 5.567.308 metrik ton pada tahun 2015. Artinya, anggaran subsidi selalu meningkat di APBN setiap tahun,” terangnya.

Kondisi pengendalian dan pendistribusian LPG seperti tahun lalu, menurut Proklamasi, tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Pihak kabupaten/kota dan provinsi harus bekerja sama. Pemda sangat berkepentingan dengan sistem pendistribusian gas ini. Maka sistem pendistribusiannya juga perlu mendapat pengawasan agar tidak semua orang bebas membeli LPG 3 Kg.

“Jadi peran kepolisian sangat penting melakukan pengawasan terhadap proses pendistribusian LPG 3 Kg. Tidak jarang sistem pendistribusian ini diwarnai tindakan yang melanggar hukum. Seperti penimbunan atau penjualan gas di pangkalan yang jauh dari harga eceran tertinggi (HET),” katanya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90