PLN Plered Kab.Purwakarta Diduga Copot NCB KWH Tanpa Pemberitahuan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Dede

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Purwakarta,- Penghuni kios/los Pasar Sawit mengaku kecewa terhadap sikap PLN Plered yang mencabut NCB KWH kios tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, baik kepada pemilik kios maupun penanggung jawab listrik Pasar Sawit, Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Senin (01/10/18), akibatnya aktivitas Pasar Sawit pun terhenti, karena tak sedikit pengusaha kecil dipasar tersebut yang mengandalkan operasional kiosnya terhadap tenaga listrik.

A’i Karnengsih salah satu pengguna sekaligus penanggung jawab listrik kios pasar saat di konfirmasi mengaku terlambat membayarkan tagihan listrik karena kesibukannya.

“Memang seharusnya bayar tagihan listrik setiap tanggal 20, namun sebagai manusia saya tak luput dari kekhilapan ditambah lagi sedang banyak kegiatan, sehingga lupa membayar tagihan tepat waktu,” ucapnya.

Dia juga mengaku baru mengetahui listrik dicabut ketika menyalakan lampu kiosnya, namun tidak menyala, saat dilihat termyata KWH listrik NCB nya tidak ada, sudah di copot.

“Sebagai masyarakat yang membuka usaha kecil-kecilan yang mengandalkan tenaga listrik untuk menjalankan mesin jahit dan mesin obras, sangat kecewa terhadap PLN yang mencabut aliran listrik tanpa pemberitahuan sebelumnya,” katanya kesal.

Menurutnya, keterlambatan itu baru beberapa hari saja dari batas akhir pembayaran tagihan yang jatuh pada tanggal 20 setiap bulannya.

“Keterlambatannya baru beberapa hari saja, bukan dua atau tiga bulan, tapi kok sudah dipadamkan, apakah tidak ada toleransi untuk masyarakat kecil seperti saya ?,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah melihat dan memerhatikan kehidupan masyarakat kecil, karena bagi dirinya, jangankan untuk libur beberapa hari, satu hari saja kiosnya tutup sudah repot memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Pos terkait

banner 468x60