Pengrajin Garam Di Jeneponto Butuh Pengusaha Eksport

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Andi Syarief

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,- Pagi ini, Minggu (23/09/18) warga lingkungan Pattirowang, Kel,Bontotangga, Kec.Tamalatea, Kab.Jeneponto melaksanakan panen garam, hal ini sudah berlansung sejak lama dan dilaksanakan setiap tahunnya.

Menurut Dg Bau, salah satu warga Pattirowang, kalo sinar matahari sedang panas, maka produksi garam dipastikan meningkat dan kuwalitasnya pun bagus, “Kalau musim pengujang kita sudah berhenti menggarap, karena hasilnya sedikit dan kurang bagus, lebih baik menanam padi dan jagung saja,” kata Bau yang hanya berstatus buruh lepas pada majikannya yang bernama Hamzah warga Tanetea, Kel.Bonto Tangnga, Kec.Tamalatea Kab. Jeneponto.

Menurut pengakuannya, dia bersama suaminya diberi upah kerja sebesar Rp.20.000, – Rp.30.000,/ hari. Dalam satu tambak, lanjut Dgn Bau, bisa memproduksi garam antara 20 – 25 karung.

Sementara Hamzah sang majikan yang hendak dimintai tanggapannya terkait ulah para pekerjanya yang dinilai minim, hingga berita ini ditayangkan belum berhasil ditemui.

Pos terkait

banner 468x60