Hasanuddin,”Jika Kepsek Dicopot, Kami akan Galang Pencopotan Bupati”

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- DPRD Kabupaten Garut mengingatkan Bupati agar tidak secara sepihak menindak kepala sekolah yang ikut menyampaikan protes terhadap pernyataan Plt.Kadisdik Garut, Jajat Darajat kemarin, sebab protes yang disuarakan merupakan bagian dari menyampaikan pendapat untuk memperbaiki pendidikan, khususnya kepastian status guru honorer serta upaya yang tidak etik dari Plt Kadisdik Garut.

Hal tersebut disampaikan Dewan Pembina Pusat Informasi dan Studi Pembangunan (PISP), Hasanuddin.

“Semestinya Bupati Garut masuk ke akar persoalan, bukannya merespon secara emosional. Dia harus memperjuangkan nasib guru honorer, karena dia memiliki kapasitas untuk itu dan jalan kebijakan dengan administratifnya,” sebut Hasanuddin.

Hasan melanjutkan, seperti halnya Bupati memperjuangkan industri besar di Garut, dia bisa melakukan itu. Sementara untuk memperjuangkan nasib guru yang merupakan investasi jangka panjang malah terkesan tidak mendukung, tukasnya.

“Seringkali untuk kegiatan ikut jalan santai saja, sekolah bisa diliburkan. Untuk hal perbaikan pendidikan kok tidak boleh. Bukankah komitmen membangun SDM merupakan bagian dari janji politiknya pada Pilkada lalu?,” terang Hasanuddin

“Intinya, jika ada kepala sekolah yang ditindak secara sepihak karena menyikapi kejadian Plt Kadisdik, maka kami akan galang kekuatan menindak pencopotan Bupati Garut,” ancam Dewan Pembina PISP tersebut.

Pos terkait

banner 468x60