Aksi Jihad Guru, Bupati Garut Akan Angkat Guru Honorer

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- Audensi diaula DPRD Kabupaten Garut menggelar audiensi dengan peserta Aksi Jihad Guru, Selasa (18/09/18) dihadiri Bupati Garut Rudi Gunawan, Dandim Kabupaten Garut, Ketua PGRI Jabar, Ketua PGRI Kabupaten Garut, Kapolres Garut, Ketua Ketua Fagar dan perwakilan Guru tiap Kecamatan.

Ketua PGRI Jabar, Edi Paramadina menuturkan aksi ini merupakan aksi profesi, damai yang tidak anarkis dan bukan aksi provokatif.

“Ini adalah aksi hati nurani honorer, karena saat ini guru honorer masih kurang perhatian pemerintah,“ ucapnya.

Dirinya memohon kepada bupati menanggapi dengan serius aspirasi para guru honorer, karena mereka telah mendidik anak bangsa, namun hingga saat ini belum memiliki SK penugasan.

Sementara Ketua Fagar, Cecep mengatakan Pemerintah harus segera menerbitkan SK penugasan guru honorer, “Kalau hari ini guru honorer tak ada dan disebutkan ilegal dan diam dirumah negeri ini akan lebih hancur,” tandanya.

Dikatakannya, pemerintah harusnya mendahulukan honorer yang usianya diatas 35 tahun karena sudah berpengalaman, sehingga harus diprioritaskan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Garut meminta maaf kemari ada komunikasi yang tak baik, Saya pernah menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten telah mengajukan 1200 kategori 2,” papar Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Bupati menambahkan, pihaknya akan mengangkat guru honorer paling lambat 1 Oktober 2018.

Pos terkait

banner 468x60