Pelaksana Proyek Tolak Statemen DPRD Ogan Ilir

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : adi/fitry
Koran SINAR PAGI, OGAN ILIR

Pihak pelaksana lapangan PT.Lebung Karang Sakti yang merupakan pemborong proyek peningkatan ruas jalan SP.Kilip-Tanjung Temiang Kec.Tanjung Raja Ogan Ilir menolak akan statemen yang dilontarkan sejumlah Anggota DPRD Ogan Ilir khususnya komisi III yang menilai proyek pekerjaannya diduga diluar RAB dan tidak sesuai ketentuan.

Mencuatnya pemberitaan di media online sebelumnya tentang aksi sidak sejumlah anggota DPRD Ogan Ilir ke lokasi proyek peningkatan ruas jalan SP Kilip-Tanjung Temiang mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan.

Karena saat melakukan sidaknya, Senin (10/09) mereka para anggota legislatif ini tanpa segan langsung mencongkel (menggali-red) bangunan proyek tersebut guna memastikan mutu dan kualitas bangunan yang ada.

Para rombongan ini pun tidak menampik jika mereka menilai adanya dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek melihat dari hasil yang dikerjakan saat ini diduga tidak sesuai dengan dana yang dianggarkan.

Menyikapi hal itu, Pelaksana lapangan PT.Lebung Karang Sakti, Teguh ketika dikonfirmasi via handphone, Selasa (11/09) menyatakan menolak serta merasa keberatan akan statemen yang dilontarkan mereka para anggota DPRD Ogan Ilir yang melakukan sidak.

Dijelaskan Teguh, sebagai pelaksana mereka sudah melaksanakan sesuai RAB dan ketentuan sesuai arahan dari pengawas PUPR.

Selain itu, dalam proses pengerjaan mereka selalu dimonitor oleh pengawas PUPR tiap dalam kurun waktu tiga hari. Sehingga dugaan yang dianggap bermasalah tidak mungkin dilakukan.

Dan perlu diketahui, terang Teguh melanjutkan, proyek tersebut belum 100 persen selesai karena masih ada lanjutan lainnya yakni cor beton. Saat ini pengerjaan baru mencapai 35 hingga 40 persen.

Proyek tersebut dibagi menjadi dua item pekerjaan yakni pertama berupa penimbunan sama agregat. Kemudian pekerjaan kedua berupa cor beton.

Lagipula, lanjut Teguh kembali menjelaskan, azaz manfaat pembangunan proyek itu sangat dirasakan bagi masyarakat setempat sehingga otomatis mampu mendongkrak perekonomian.

Hal itu diakui oleh salah seorang warga, Tunak, kepada media ini, merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya bangunan tersebut.

Jika selama ini jalan yang ada di desanya rusak parah dan sulit dilintasi. Namun sejak dibangun aktivitas warga menjadi lancar.

Kedepan, Pihak PT.Lebung Karang Sakti siap dipanggil DPRD Ogan Ilir guna memberikan klarifikasi terhadap pengerjaan proyek tersebut agar tidak terjadi polemik di tengah masyarakat.

Pos terkait

banner 468x60