Wartawan Minta Polsek Ngantru Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Wartawan Di Penambangan Pasir

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Alex

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Tulungagung,– Awak media Tulungagung menggruduk Polsek Ngantru, Tulungagung untuk meminta kejelasan tindak lanjut terkait laporan perbuatan tidak menyenangkan terhadap salah satu wartawan yang dilakukan oleh oknum penambang pasir ilegal di Bantaran Sungai Brantas, Senin (03/09/18).

HS (wartawan) sebagai korban mengungkapkan “Kemarin saya kesana mau meliput tambang pasir ilegal, saat ditanya oleh mereka, saya menunjukan surat tugas, namun surat saya dirobek dan saya digelandang hingga baju saya robek bahkan sempat mau dipukul,” tutur HS di depan Polsek Ngantru saat diwawancarai wartawan.

Terkait hal ini, Kapolsek Ngantru I Maga menjelaskan, HS mendapat perlakuan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh JK dan temannya saat kejadian di Tambang Pasir tersebut.

“Kemarin ada pengaduan dari warga masyarakat dan ditangani oleh SPK hari Minggu, pelapor menyampaikan perbuatan tidak menyenangkan terhadap dirinya, yang dilakukan seseorang berinisial JK dan seorang temannya dan beberapa warga Desa Pinggirsari,” terangnya.

Setelah mendapat laporan itu, lanjutnya, pihaknya langsung mendatangi TKP ( tempat kejadian perkara), “Kita kumpulkan bukti – bukti dan saksi – saksi lain yang ada di TKP kemarin langsung, termasuk pelapor, Heru yang kebetulan dari awak media Republik News kita sudah mintai keterangan BAP, ” tambahnya.

Selanjutnya kata dia lagi, belum ada penambahan lagi, “Terkait surat Mas Heru yang menyapaikan kepada bersangkutan sedang melaksanakan tugas sebagai wartawan dan perkembangan kedepan nanti setelah empat hari secara SOP kita terbitkan SP2P pertama, dan untuk hari ini kita sudah terbitkan panggilan kepada diduga telapornya, yakni JK dan temannya,” tandasnya.

Menurutnya, pihak Polsek Ngantru sudah seringkali melakukan penertiban terhadap tambang pasir tersebut, bahkan sempat melakukan penangkapan terhadap para penambang, “Nanti kita akan serahkan ke Pidsus Polres, karena itu kewenengan mereka,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60